Adrian: Tugas Saya Melayani Liverpool dan Alisson

by
Adrian: Tugas Saya Melayani Liverpool dan Alisson

Ulasanbola Adrian berkomentar terkait persaingannya dengan Alisson Becker di bawah mistar gawang Liverpool. Sebelum bergabung dengan The Reds, Adrian sudah menyadari bahwa dia akan mendapatkan persaingan ketat untuk jadi kiper utama.

Sejak didatangkan pada musim panas 2018 lalu, Alisson tidak tergantikan sebagai kiper utama Liverpool. Performa yang ditunjukkan kiper timnas Brasil itu pun benar-benar sangat memenuhi ekspektasi.

Namun awal musim 2019/20 lalu, Alisson harus absen cukup lama karena cedera. Kondisi itu memaksa Liverpool untuk mencari kiper baru untuk menggantikannya sementara waktu sebagai kiper utama.

Pilihan Liverpool jatuh kepada Adrian yang pada saat itu berstatus free agent. Liverpool pun merekrutnya dan menjadikannya sebagai kiper utama hingga Alisson pulih.

Siapa sangka, performa yang ditunjukkan Adrian begitu impresif. Dia membantu Liverpool meraih gelar Piala Dunia Antar Klub dan memenangkan UEFA Super Cup dengan menjadi penyelamat di babak adu penalti melawan Chelsea.

Sayangnya setelah Alisson kembali dari cedera, Adrian kehilangan menit bermainnya secara drastis. Bahkan di musim ini dia belum diturunkan untuk laga Premier League.

“Ketika saya memutuskan bergabung (dengan Liverpool), tentu saya tahu bahwa tim ini adalah tim hebat dan akaa ada persaingan ketat di dalam tim. Alisson adalah rekan setim saya dan dia merupakan salah satu kiper terbaik di dunia saat ini.” kata Adrian.

“Saya percaya persaingan membuat kami semua jadi lebih baik. Ada kompetisi sehat di setiap posisi dalam klub ini.”

“Itu akan membuat situasi menjadi lebih sulit untuk pelatih. Tetapi dia (Jurgen Klopp) tahu bahwa setiap pemain yang tampil di lapangan akan memberikan segalanya.” imbuhnya.

Mengenai peran yang dijalankannya di Liverpool, Adrian mengaku akan selalu mendukung tim. Bahkan dia mengaku juga selalu mendukung Alisson dari bangku cadangan.

“Tugas saya sendiri adalah melayani tim dan harus siap ketika kesempatan tiba. Tetapi ketika Ali bermain, saya mendukungnya secara penuh dari bangku cadangan dan dia tahu itu.” tutur Adrian.

“Kami menjalin hubungan baik sebagai rekan setim dan itulah bagian yang indah dari sepakbola. Kenikmatan pekerjaan ini melebihi kesempatan jadi starter di setiap pertandingan.” pungkasnya.