Agostini Senang Jika Rekor-rekornya Dapat Dipatahkan Marquez

by
Agostini Senang Jika Rekor-rekornya Dapat Dipatahkan Marquez

Ulasanbola – Legenda balap, Giacomo Agostini mengungkapkan harapannya untuk Marc Marquez yang musim ini telah dipastikan akan menambah gelar juaranya di MotoGP 2018. Seperti yang diketahui, hingga saat ini Agostini adalah pembalap yang masih memegang rekor gelar dan kemenangan terbanyak di arena Grand Prix.

Agostini tercatat mengoleksi 15 gelar juara dunia dan 122 kemenangan sepanjang karir balapnya. Yang menjadi pesaing terdekatnya untuk gelar terbanyak adalah mendiang Angel Nieto yang telah mengoleksi 13 gelar juara. Sementara untuk rekor kemenangan terbanyak, Valentino Rossi adalah yang begitu dekat dengan catatan 115 kemenangannya.

Beberapa tahun terakhir, Rossi memang digadang-gadangkan akan melampui rekor-rekor sang legenda tersebut, mengingat dirinya masih memiliki waktu balapan setidaknya hingga akhir tahun 2020 nanti.

Walaupun demikian, Agostini saat ini menyoroti kiprah Marquez yang tengah berada di puncak kesuksesannya. Agostini yakin bahwa Marquez akan mematahkan rekor-rekornya tersebut mengingat perjalanan The Baby Alien yang masih sangat panjang.

Akan Merasa Bahagia

Akan Merasa Bahagia

“Marc masih sangat muda dan jika dia terus tampil seperti saat ini, maka pasti dia akan mencapai rekor saya. Rekor-rekor yang tercatat itu akah dilampui, tapi saat ini rekor itu masih menjadi milik saya dan saya masih menang. Jika hari di mana rekor saya dipatahkan itu tiba, maka saya akan ikut bahagia untuk pembalap muda ini.” ucap Agostini.

Sementara itu, Agostini juga meyakini bahwa setiap pembalap termasuk dirinya memiliki perjalanan karir yang berbeda-beda. Menurutnya setiap era balapan memiliki perbedaan yang besar dengan dukungan teknologi yang juga berbeda.

“Motor-motor sekarang jelas sudah berubah, khususnya pada ban. Sekarang ban balap lebih lebar yang membuat motor harus dikendarai dengan gaya yang berbeda. Membandingkan semua itu sangatlah sulit, setiap juara memiliki momennya masing-masing. Akan menjadi sebuah impian untuk semua orang melihat para pembalap era 1970an bertanding dengan para pembalap saat ini, dan membuatnya sebagai sebuah kompetisi. Tetapi itu sangat mustahil.” tandas mantan pembalap Yamaha tersebut.