Akui Sering Berlebihan, Neymar Janji Akan Jadi Pemain Pribadi yang Baru

by
Akui Sering Berlebihan, Neymar Janji Akan Jadi Pemain Pribadi yang Baru

Ulasanbola – Bomber PSG, Neymar JR, akhirnya pasrah menerima kritikan yang dilemparkan kepadanya karena kerapkali melakukan akting berlebihan ketika dijatuhkan pemain lawan. Pemain berusia 26 tahun itu pun berjanji akan memperbaikinya dan mencoba menjadi pemain dengan pribadi yang lebih baik.

Harapan besar para pendukung Brasil ketika di Piala Dunia 2018 lalu dipercayakan kepada Neymar, yang saat itu baru saja pulih dari cedera. Tapi sayangnya Neymar gagal memenuhi harapan tersebut bersamaan dengan gagalnya A Selecao pada babak perempat final melawan Belgia.

Sebenarnya penampilan Neymar sejak awal Piala Dunia 2018 terbilang cukup bagus, dengan catatan dua gol dan satu assist dari lima laga. Namun banyak pihak yang mengecam dan mencibir atas aksi teatrikal yang sering dilakukannya di atas lapangan.

Komentar Neymar

Komentar Neymar

 

“Bekas kaki di tulang kering, tendangan di punggung, injakan di atas kaki, Anda mungkin menilai saya berlebihan, dan terkadang memang seperti demikian. Tetapi sejujurnya, saya sungguh menderita di atas lapangan.  Anda tidak mengetahui apa yang saya lalui di atas lapangan.” unggkap Neymar.

“Ketika saya pergi tanpa berbicara, bukan berarti saya hanya menginginkan kemenangan. Itu karena saya masih belum bisa untuk mengecewakan Anda, saat saya terlihat tidak sopan, itu bukan karena saya bersikap seperti anak manja. Itu semua karena saya masih belum bisa untuk mengatasi semua rasa frustasi saya.” imbuhnya.

Butuh Waktu

Butuh Waktu

“Anda mungkin berpikir saya telah jatuh, tapi kenyataannya tidak. Saya terpuruk, dan itu sangat menyakitkan dari sebuah injakan orang-orang di atas pergelangan kaki Anda yang baru saja pulih dari operasi.” ucap Neymar.

“Saya membutuhkan waktu untuk menerima semua kritikan Anda. Saya butuh waktu untuk introspeksi diri dan menjadi pribadi yang baru. Namun saya berada di sini saat ini dengan hati yang terbuka.” lanjutnya.

“Saya memang jatuh, tetapi hanya mereka yang jatuh dapat bangkit kembali. Anda mungkin dapat terus melemparkan batu kepada saya, atau ke arah lain dan membantu saya bangkit. Karena ketika saya bangkit, maka seluruh negara akan bangkit bersama dengan saya.” tandas mantan pemain Barcelona tersebut.