Alisson Disebut Bermain Paling Bagus, Klopp: Ini Pertanda Buruk

by
Alisson Disebut Bermain Paling Bagus, Klopp: Ini Pertanda Buruk

Ulasanbola – Alisson Becker dinilai menjadi pemain yang paling berkontribusi pada laga melawan Napoli di matchday kedua Grup C Liga Champions 2018/19 dini hari WIB tadi di Stadio San Paolo. Mantan kiper AS Roma itu melakukan banyak penyelamatan di sepanjang pertandingan meski pada akhirnya kebobolan di menit ke 89 menjelang akhir laga.

Lini pertahanan Liverpool dinilai terlalu lambat menutup ruang kosong dan rentan melakukan kesalahan. Sebab itu pemain-pemain Napoli selalu mendapatkan peluang untuk menyerang.

Performa yang buruk juga ditunjukkan oleh pemain barisan depan The Reds. Bahkan dari statistik pertandingan tidak ada satupun tembakan pemain Liverpool yang tepat pada sasaran. Yang mana hingga laga berakhir, skuat asuhan Jurgen Klopp hanya dapat melepaskan tiga tembakan yang tidak tepat sasaran.

Sementara Napoli, tercatat melakukan empat tembakan tepat sasaran dan delapan tembakan tidak tepat sasaran. Hal inilah yang membuat Alisson dianggap sebagai pemain Liverpool yang bermain paling baik di laga tersebut.

Bukan Pertanda Baik

Bukan Pertanda Baik

 

Menurut Klopp, ketika seorang penjaga gawang dinilai sebagai pemain yang paling berkontribusi pada laga tersebut, maka itu bukanlah pertanda yang baik untuk tim. Hal ini menjelaskan bahwa tim tengah bermain buruk dan seorang kiper harus berjuang keras untuk mempertahankan gawangnya.

“Kami seharusnya bisa bermain lebih tenang, mempersiapkan situasi yang lebih baik. Tetapi kami gagal melakukan itu dan tidak bisa menciptakan peluang. Babak pertama berjalan dengan baik, tapi sangat buruk di babak kedua.” ucap Klopp.

“Selalu menjadi pertanda buruk jika seseorang mengatakan kiper Anda adalah pemain terbaik. Meski itu tampak jelas malam ini.” ungkap Klopp.

“Kami tidak kebobolan banyak gol di musim ini, tapi itu masih masalah yang sama. Saya kira kami harus memperbaikinya secepat mungkin.” tambah Klopp.

“Saya bertanggung jawab besar terhadap performa tim. Jelas ini adalah kesalahan saya, tapi setidaknya membutuhkan waktu semalaman untuk melihat pertandingan dan mengetahui di mana kesalahan yang sebenarnya.” tandas mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.