Bagi Barry Ferguson, Prilaku Messi Masih di Batas Wajar

by
Bagi Barry Ferguson, Prilaku Messi Masih di Batas Wajar

Ulasanbola – Lionel Messi menjadi sorotan beberapa waktu lalu karena terlihat sedang mengatur Jorge Sampaoli yang tidak lain adalah pelatih Argentina. Mantan pemain Rangers, Barry Ferguson lantas memberi pembelaan atas komentar miring yang menimpa kapten Argentina tersebut.

Messi yang menjadi bintang di laga Argentina kontra Nigeria, telah berhasil membuat Argentina memimpin di menit ke 14. Hingga pada akhirnya Albiceleste berhasil memenangkan laga dengan skor 2-1 atas The Super Eagles.

Namun di tengah-tengah jalannya pertandingan, sang kapten kedapatan sedang memberi instruksi kepada sang pelatih, Jorge Sampaoli. Menurut informasi yang beredar, dia meminta Sampaoli untuk segera memasukkan pemain penting Timnas Argentina lain, yakni Sergio Aguero.

Prilaku Wajar

Prilaku Wajar

Hal tersebut tentu tidak wajar bagi publik yang menyaksikannya dan tidak sedikit yang menganggap pemain bintang Barcelona tersebut keterlaluan. Tetapi menurut Ferguson apa yang dilakukan oleh Messi adalah hal yang wajar bagi pesepak bola, jika saat-saat situasi penting dalam sebuah pertandingan.

“Di mata saya, dia melakukan apa yang memang harus dilakukan untuk memimpin Argentina ke sisi paling ujung dari sebuah permainan tingkat dunia.” komentar Ferguson.

“Itu bukan ego yang tidak terkendali. Itu adalah keputusasaan untuk mendapat kemenangan di kesempatan terakhir yang mereka punya. Dan saya rasa mungkin sekarang saya semakin menganguminya.” lanjutnya.

Mengingatkan Kajadian di Skotlandia

Mengingatkan Kajadian di Skotlandia

Kejadian itu mengingatkan Ferguson dengan apa yang Paul Lambert pernah lakukan dulu ketika masih aktif sebagai seorang pemain. Lambert juga pernah melakukan hal yang serupa kepada pelatihnya, Berti Vogts saat membela Skotlandia melawan Kepulauan Faroe.

“Saya dengan sangat jelas mengingatnya, saat berjalan keluar lapangan pada jeda di waktu babak pertama dengan skor tertingal 2-0. Kami benar-benar berada di tengah bencana besar.” beber Ferguson.

“Setelah kami masuk ke ruang ganti dan Wee Berti terlihat seperti seekor kelinci di tengah sorotan, dia terlihat begitu terpukul. Lalu Tommy Burns bangkit dan memberikan sebuah ledakan. Setelah yang Tommy lakukan, Paul Lambert pun langsung mengambil alih sebagai pemain yang berpengalaman di tim.” pungkasnya.

Skotlandia sendiri gagal tampil di Piala Dunia 2018 Rusia. Karena gagal menembus kualifikasi dan hanya mampu berada di posisi ketiga Grup F, yang berbeda delapan poin dari pemimpin puncak grup, Inggris.