Beda Generasi, Doohan: Marquez dan Rossi Memiliki Kesamaan

by

Ulasanbola – Persaingan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi selalu menibulkan polemik dan menjadi topik yang menarik di kalangan pecinta MotoGP. Kedua pembalap tersebut memang dari generasi yang berbeda, tapi saat ini keduanya dipersatukan dan sudah berbagi lintasan sejak enam tahun lalu.

Marquez baru menginjakkan kakinya di MotoGP pada tahun 2013 lalu. Selama enam tahun berkiprah di ajang tertinggi Grand Prix, The Baby Alien telah meraih lima gelar juara. Sementara Rossi memasuki kelas MotoGP setelah dua musim berkarir di ajang 500cc, yang mana saat ini The Doctor telah mencatatkan enam gelar juara MotoGP sejak tahun 2002 lalu.

Banyak yang menilai bahwa kompetisi satu atau beberapa dekade lalu sangat berbeda dengan saat ini. Sehingga hal tersebut selalu menjadi tolak ukur yang menyebabkan perbedaan pendapat atau penilaian terhadap Marquez dan Rossi.

Pembalap yang memiliki lima gelar juara 500cc, Mick Doohan justru menilai tidak ada yang berubah dengan alur kompetisi saat ini. Satu-satunya yang menjadi pembeda hanyalah motor yang telah berevolusi dan sistem kualifikasi yang lebih ketat.

Sama-Sama Miliki Mental Kuat

Sama-Sama Miliki Mental Kuat
“Hal yang berubah hanyalah motor, elektronik dan sistem kualifikasi saat ini. Kualifikasi menjadi lebih ketat, tetapi balapan tetap tidak berubah. Pada awalnya memang berjalan ketat, tapi sewaktu menjelang akhir balapan tetap saja hanya ada satu atau dua rider (di depan). Jadi lebih tepatnya situasinya menjadi berbeda karena motor telah berevolusi, bukan karena kompetisi di masa lalu begitu sulit.” papar Doohan sesuai yang dilansir MotoGP.com.

“Dengan kedatangan Marc atau Vale yang start dari posisi 20 dan mampu kembali ke posisi depan, apa yang akan Anda katakan? Saya kira masalahnya motor-motor masa kini lebih mudah untuk dikendarai, maka juga lebih mudah untuk mengatur ritmenya. Tetapi Marc dan Vale tetap mampu mengendarai motor yang tidak kompetitif, sementara pembalap lain tidak bisa melakukan itu.” tambah Doohan.

“Motor Vale saat ini mungkin tidak dalam kondisi yang bagus, tapi dia bisa start dari posisi ke 12 dan melaju ke depan saat di lap pertama, bahkan dia berhasil naik podium. Jadi, saya rasa kelebihan Vale, Marc dan mungkin satu atau dua pembalap lainnya adalah mental dan sikap pantang menyerah di setiap lap. Di sanalah para pembalap lain tidak begitu baik, mereka tidak bisa sekuat dan sekonsisten itu.” tutup pria berusia 53 tahun tersebut.