Guardiola Ikut Sedih Mendengar Kabar Pemecatan Lopetegui

by

Ulasanbola – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola ikut prihatin dengan pemecatan yang dialami Julen Lopetegui baru-baru ini. Namun bagi Guardiola, apa yang dialami Lopetegui memang sudah menjadi resiko dari pekerjaan yang meraka tekuni saat ini.

Sebelumnya Real Madrid memang telah dikabarkan akan segera mendepak Lopetegui usai rentetan hasil buruk dan performa tim yang menurun. Namun kekalahan 5-1 melawan Barcelona di akhir pekan kemarin menjadi puncak kekecewaan Madrid dengan langsung memberhentikan Lopetegui.

Saat ini Santiago Solari mengambil alih kursi kepelatihan Madrid dengan status caretaker hingga pelatih baru resmi didatangkan. Madrid sendiri kabarnya memiliki beberapa opsi untuk menjadi pelatih anyarnya, salah satunya nama pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Namun hingga saat ini belum ada klarifikasi resmi dari pihak Madrid terkait rencena mereka untuk mendatangkan pelatih baru secepatnya.

Simpati Guardiola

Simpati Guardiola
Keputusan Madrid untuk memecat Lopetegui memang menimbulkan beragam reaksi dari berbagai kalangan. Bahkan tidak sedikit yang meminta Madrid untuk mengurungkan niatnya tersebut, lantaran kinerja Lopetegui yang belum terlalu terlihat sepenuhnya di masa kerjanya yang kurang setengah musim.

Guardiola sendiri memaklumi dengan apa yang menimpa Lopetegui. Karena sebagai seorang pelatih, memperoleh kemenangan di setiap pertandingan memang menjadi sebuah tuntutan.

“Saya ikut merasa sedih untuk Julen Lopetegui karena dia adalah teman saya, dia sosok yang luar biasa. Saya tahu seperti apa sepak bola, kami hanya bertahan jika mampu memenangkan pertandingan.” ucap Guardiola.

“Saya akan coba menghubunginya dalam beberapa hari ke depan. Begitulah, ini adalah sepak bola, tidak ada yang bisa lolos (dari kegagalan). Jika Anda meraih hasil buruk, Anda tidak mungkin dapat bertahan dengan klub seperti Real Madrid ataupun Barcelona.” imbuh mantan pelatih Barcelona tersebut.

“Saya hanya berharap yang terbaik untuk Lopetegui di masa depan.” pungkas pelatih berusia 47 tahun tersebut.