Guardiola: Sulit Menggantikan De Bruyne dengan Pemain Lain

by

Ulasanbola – Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengatakan bahwa tidak mudah untuk menggantikan Kevin De Bruyne yang saat ini tengah dirundung cedera. Pelatih asal Spanyol itu hanya berharap anak asuhnya itu segera cepat pulih.

De Bruyne merupakan salah satu pemain kunci yang selalu menjadi pilar di lini tengah City. Selain membantu The Sky Blues menjuarai Premier League musim 2017/18 lalu, pemain berusia 27 tahun itu juga telah mengantarkan Belgia hingga menembus semifinal Piala Dunia 2018.

Namun ketika menjalani sesi latihan, De Bruyne diterpa cedera lutut yang cukup parah dan harus membuatnya menepi sekitar tiga atau hingga empat bulan ke depan.

Cedera yang dialami gelandang City itu memang menimbulkan kesulitan untuk laga-laga penting The Citizens selanjutnya. Guardiola sendiri belum menemukan solusi yang tepat untuk menutupi masalah yang terjadi pada susunan pemainnya.

Komentar Guardiola

Komentar Guardiola

“Suilt untuk menggantikan Kevin, tapi kami akan berusaha dan mencoba melakukan yang terbaik tanpa dia. Mencoba berada di tempat yang baik ketika dia kembali nanti.” kata Guardiola.

“Kami akan selalu mendukungnya, saran saya untuknya adalah beristirahat dan kembali mengambil liburan yang sempat terganggu di musim panas ini.”

“Dia akan mulai berlatih dengan kami ketika kondisinya benar-benar sudah siap dan kami akan menyambutnya dengan sambutan hangat.” lanjutnya.

Jadwal yang Terlalu Padat

Jadwal yang Terlalu Padat

Guardiola sangat menyayangkan cedera yang harus dialami De Bruyne. Menurutnya jadwal yang terlalu padat dalam sepakbola modern telah membuat para pemain rentan terkena cedera.

“Seperti kata dokter, dia akan absen tiga hingga empat bulan.” terang Guardiola.

“Semoga dia bisa kembali pulih dan membantu kami lagi. Ini akan menjadi kehilangan besar seperti musim lalu, saat kami kehilangan Benjamin Mendy.”

“Terkadang hal seperti ini kerap terjadi, para pemain tidak dapat beristirahat. Mereka kembali dari pemulihan yang singkat dan kami mengatakan ‘ayo, ayo bermain’. Terkadang manusia memiliki batas untuk melakukannya.” tandasnya.