Hazard Akui Menyesal dan Ingin Bekerjasama Lagi dengan Mourinho

by
Hazard Akui Ingin Bekerjasama Lagi dengan Mourinho

Ulasanbola – Eden Hazard mengungkapkan bahwa dirinya menyesal saat bagaimana mantan pelatihnya, Jose Mourinho pergi dari Chelsea. Pemain timnas Belgia itu mengaku telah mengirim pesan dan ungkapkan ingin bekerja sama lagi dengan Mourinho meski kesempatan tersebut sudah tidak mungkin.

Dalam wawancara yang dilakukan dengan media Belgia HLN, Hazard menyampaikan bagaimana Mourinho bisa berada di siklus negatifnya pada musim ketiganya di tahun 2015 lalu.

Seperi yang diketahui, Mourinho dipecat pada pertengahan musim 2014-15 sebelum Chelsea memenangkan gelar Premier League bersama Antonio Conte. Sejak kepulangannya di tahun 2013, Mourinho tidak mampu membawa Chelsea menjuarai Premier League. Pelatih Asal Portugal tersebut juga mengkritik timnya dan memiliki hubungan yang rumit dengan beberapa pemain, yang mana salah satunya dengan Hazard.

Ucapan Penyesalan

Ucapan Penyesalan

“Dalam 12 tahun saya hanya mengalami satu musim yang buruk, yaitu enam bulan terakhir di bawah kepelatihan Mourinho dan itu juga akibat dari kesalahan saya sendiri. Musim terakhir itu memang tidak menyenangkan, kami tidak juara, kami mendapat latihan rutin tanpa waktu liburan dan karena itu kami memutuskan untuk berpisah.” ungkap Hazard.

“Kami mendapat kesuksesan, tetapi di musim itu tidak begitu baik. Saya menjadi pemain yang paling menentukan di musim sebelumnya, kemudian penampilan saya menurun. Saya tidak bisa bekerjasama dengan Mourinho lagi di Chelsea, kami seharusnya bisa menjadi tim yang memiliki lebih banyak trofi. Saya mengirimnya pesan dan mengatakan bahwa saya sungguh menyesal.” ujar Hazard.

Sementara itu, Hazard mengakui bahwa Mourinho memang kerap memberikan kritikan negatif jika para pemainnya bermain buruk. Namun, Mourinho juga bisa menjadi sosok pelatih terbaik jika tim bisa bermain bagus.

“Jika Anda menang, Mourinho adalah pelatih terbaik seperti yang Anda bayangkan. Dia bisa menjadi teman dan Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan. Ingin satu hari libur? Dia akan memberikan dua hari.” ungkap Hazard.

“Seorang pelatih yang memiliki strategi defensif tidaklah terlalu buruk. Dia memang jauh dari pertualangan seperti (Pep) Guardiola, tetapi tahun di mana kami menjadi juara kami mencetak banyak gol dan memainkan permainan yang sangat bagus.” sambung mantan pemain Lille tersebut.