Ini Alasan 6 Laga Terakhir Liverpool Bermain Jelek

by
Ini Alasan 6 Laga Terakhir Liverpool Bermain Jelek

Ulasanbola – Klub Liverpool di awal musim 2019/20 terlihat begitu confident di setiap laga yang mereka hadapi. Namun sayang, enam laga terakhir mereka, The Reds sering kali menunjukkan performa yang menurun dan kemarin tersingkir dari Liga Champions ketika bertemu Napoli.

Tidak hanya itu, Jurgen Klopp bahkan tidak merekrut pemain baru pada awal musim kemarin. Seorang kiper Adrian sempat direkrut dengan gratis untuk melapisi Alisson Bekker di bawah mistar gawang. Kemudian, bek muda dari Belanda, Sepp van den Berg juga sempat dibeli dari klub Zwolle untuk menambah kekuatan bertahan.

Liverpool sendiri ternyata masih mengandalkan skuad yang sukses menjadi juara Liga Champions musim sebelumnya. Saat itu, trio lini depan mereka Sadio Mane, Roberto Firmino, dan juga Mohamed Salah, serta Virgil van Djik yang menjadi pemain kunci masih diandalkan.

Musim ini semua berjalan lancar bagi Liverpool hingga tak pernah terkalahkan hingga pertengahan musim. Liverpool selalu melaju mulus di Premier League, Liga Champions, bahkam untuk juara Piala Dunia Antarklub musim ini. Akan tetapi, pada enam laga terakhirnya, performa mereka langsung menurun dengan beberapa alasan.

Performa Buruk Liverpool

Ini Alasan 6 Laga Terakhir Liverpool Bermain Jelek

Akhirnya momen buruk bagi Liverpool dimulai ketika mereka sempat kalah lawan Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, Spanyol pada tanggal 19 Februari 2020 lalu. Saat itu, The Reds harus kalah dengan skor 1-0 karena gol Saul Niguez meski menang untuk penguasaan bola.

Liverpool juga merasa optimis selepas kekalahan dari klub asuhan Diego Simeone tersebut, Namun asuhan Klopp tersebut sempat menang dari West Ham dengan skor untuk kompetisi Liga Inggris.

Dan setelah itu, Liverpool sempat menelan dua kekalahan beruntun setelah menang melawan West Ham. Jordan Henderson dan kawan-kawannya harus kalah melawan Watford dan Chelsea sesuai jadwal mereka. Pada dua laga ini, The Reds harus kebobolan lima gol dan tidak mampu mencetak gol sama sekali.

Kemudian terakhir, Liverpool meraih kemenangan lagi ketika berjumpa dengan Bournemouth untuk kompetisi Premier League. Sejak kemenangan itu juga, Liverpool memang mengalami momen buruk setelah berlaga di kompetisi Liga Champions.

Performa Lini Pertahanan Menurun

Liverpool yang harus menelan empat kekalahan pada enam laga terakhirnya menjadi sorotan publik termasuk para pendukungnya. Karena performa lini depan mereka  yang tidak optimal, lini belakang juga menjadi titik lemah Liverpool meski dikawal Virgil van Dijk.

Klub yang bermarkas di Stadion Anfield ini harus kebobolan total 12 gol pada enam laga terakhirnya. Kiper mereka, Adrian memang sempat disalahkan oleh par pendukung klub.

Perlu diketahui juga bahwa pemain belakang Liverpool sebenarnya tidak tampil cukup bagus ketika dimainkan Klopp. Bek sayap andalan mereka seperti Tren Alexander-Arnold dan juga Andy Robertson sering meninggalkan celah untuk pertahanan mereka setelah membantu menyerang. Pada celah ini, kemudian diperhatikan oleh lawan sebagai titik lemah pasukan The Reds. Terutama bek andalannya, Van Dijk yang tidak dalam performa bagus dan Jordan Henderson yang cedera.