Inilah Penyebab Kekalahan Chelsea Dalam Derby London Pekan ke-32

by
Inilah Penyebab Kekalahan Chelsea Dalam Derby London Pekan ke-32

Ulasanbola Klub London Biru, Chelsea yang dijadwalkan harus bertandang ke London Stadium markas milik West Ham United harus kalah dan gagal melanjutkan catatan positif mereka. Tiga laga pasca lockdown yang mereka lanjutkan di Inggris, memang mampu meraih kemenangan meski akhirnya kalah di pekan ke-32 Premier League musim 2019/20.

Dijadwalkan bertemu West Ham, Chelsea memang harus pergi dari Stamford Bridge Stadium pada hari Kamis (2/7/20) dini hari tadi. Chelsea asuhan Frank Lampard, awalnya memiliki kepercayaan diri yang tinggi saat bertamu ke kandang tuan rumah. Namun, mereka harus menelan kekalahan dengan skor tipis 3-2 ketika Derby London dimainkan.

Chelsea yang sempat unggul 0-1 dari gol Willian di babak pertama memang menjadi sia-sia. Lawannya, West Ham ternyata bisa membalas gol tersebut berkat Tomas Soucek dan Micaheal Antonio yang sedang on fire. Namun, Willian ternyata juga sempat mencetak gol untuk Chelsea demi menyamakan kedudukan.

Akan tetapi, semua tidak sesuai prediksi oleh pihak The Blues saat satu menit sebelum waktu normal selesai. Chelsea harus kebobolan lagi untuk ketiga kalinya karena aksi Andry Yarmolenko dan pluit wasit berbunyi dengan skor akhir 3-2.

Chelsea diakui memang sedang tampil seperti biasa pada duel ini meski tidak apik seperti laga sebelumnya. Tercatat, ada beberapa pemain yang tidak tampil sesuai harapan Lampard. Dalam laga melawan Wet Ham tadi malam akan kami ungkap di sini.

Buruknya Performa Pemain Inti

Inilah Penyebab Kekalahan Chelsea Dalam Derby London Pekan ke-32

Penulis artikel ini mencatat bahwa ada lima pemain penting Chelsea yang memiliki performa tidak stabil dari menit awal hingga laga usai. Lima nama pemain Chelsea memang dianggap tidak menunjukkan performa terbaiknya meski dipercaya oleh pelatih utama mereka.

Dari pemain belakang, termasuk kiper mereka yang dipercaya, Kepa Arrizabalaga tidak bisa berbuat banyak ketika berhadapan dengan pemain West Ham. Media bahkan hanya melihat jika kiper Chelsea hanya bisa melakukan satu penyelamatan selama 90 menit laga berjalan.

Nama kapten mereka, Cesar Azpilicueta yang biasa selalu membantu timnya dengan menyumbangkan gol penting untuk membantu Chelsea keluar sebagai pemenang. Namun sayang, tercatat tiga kali dirinya kalah saat duel dengan pemain lawan ternyata dan berakhir dengan gol ke gawang milik The Blues.

Lalu, Antonio Rudiger yang dipercaya Lampard untuk membantu lini pertahanan Chelsea ternyata sempat melakukan kesalahan di menit-menit akhir. Gol ketiga dari West Ham seharusnya bisa dihalangi pemain bertahan ini ketika harus menjaga Andry Yarmolenko menyerang.

Seorang gelandang bertahan seperti N’Golo Kante yang sebelumnya banyak ditawari klub -klub besar Eropa karena performanya yang apik, ternyata gagal bermain seperti itu. Bahkan, performa Kante lebih buruk dari yang terburuk milik Chelsea asuhan Lampard jika melihat statistik dari media.

Pemain lini depan Chelsea yang masih berusia 20 tahun, Tammy Abraham ternyata tidak dalam performa yang bagus. Memang, sang penyerang muda The Blues tersebut baru selesai melakukan pemulihan cedera, meski performanya belum bisa dikeluarkan 100% ketika melawan West Ham United.