Joe Hart Membutuhkan Kepercayaan Dari Klub yang Mau Mengasuhnya

by
Joe Hart Membutuhkan Kepercayaan Dari Klub yang Mau Mengasuhnya

Ulasanbola Apapun bisa terjadi dalam dunia sepak bola termasuk salah satu kiper asli Inggris, Joe Hart. Dirinya memang sempat menjadi kiper utama Manchester City, saat masih berusia 33 tahun meski saat ini tidak ada yang mau menaunginya.

Akan tetapi, Joe Hart mulai dikenal oleh banyak orang ketika klub yang mengasuhnya Manchester City berhasil menjadi juara Liga Inggris pada tahun 2007. Posisi sebagai kiper utama saat itu berhasil dia pertahankan selama delapan musim di Stadion Etihad.

Beberapa gelar bisa dirinya bantu berikan sejak awal karirnya bergabung bersama Manchester City. Pertama, gelar Premier League pada musim 2011/12 dan 2013/4. Tidak hanya itu saja, Hart juga ikut membantu timnya meraih lima trofi meski dari kompetisi domestik.

Lalu datangnya Josep Guardiola yang datang untuk melatih tim Manchester Biru di Inggris, ternyata membuat nasih Joe Hart di Manchester City merana. Akhirnya dari musim 2016/17, sang kiper asli Inggris tersebut harus berkelana di klub lain dan yang sekarang belum mendapat pengasuh tetap.

Seorang Kiper yang Selalu Optimis

Joe Hart Membutuhkan Kepercayaan Dari Klub yang Mau Mengasuhnya

Dengan belum memiliki klub, menjadi sebuah realita yang mengerikan bagi atlet bola, apalagi jika masih dalam usia aktif dan sehat. Tidak hanya pemasukannya yang hilang, tapi mereka juga tidak bisa merasakan sensasi untuk bermain dengan kompetitif lagi.

Karena alasan tersebut, Joe Hart menunjukkan sikap yang optimis demi melanjutkan karirnya. Namun, fakta membuktikan jika dirinya telah lama tidak menginjakkan kaki di lapangan sepak bola dan bermain lagi secara kompetitif.

“Faktanya, saya harus banyak duduk di bangku cadangan selama 18 bulan di Premier League. Itu tidak akan mendefinisikan atau menghancurkan semangat saya,” ujarnya kepada media.

“Saya masih semua tentang diri sendiri. Saya pernah bermain untuk tim lokal untuk liga yang dimainkan setiap hari Minggu. Lalu pernah mencoba masuk ke tim utama klub Shrewsbury Town. Saya selalu belajar sejak, namun semua orang juga harus menjaga semuanya agar tetap dalam perspektif,” imbuhnya.

Lingkungan Harus Percaya

Joe Hart sebenarnya tidak mengharapkan sesuatu yang berlebihan, seperti raksasa Real Madrid yang mungkin ingin merekrutnya. Hart hanya ingin ada tim yang memberikan kepercayaan kepadanya, hal itu bisa membuatnya bisa memberikan timbal balik.

“Mungkin memang ada banyak yang bisa saya persembahkan untuk klub yang mengasuh saya. Saya juga membutuhkan ada seseorang yang mau mempercayai saya dan saya bakalan menebus kepercayaan tersebut,” pungkas Joe Hart.

Sedikit informasih, klub terakhir Joe Hart sendiri di Liga Inggris adalah Burnley. Klub yang mengasuhnya itu harus menempati peringkat ke-8 dalam klasemen Premier League musim ini.

Namun, di musim ini dirinya tidak banyak dimainkan karena kalah saing dengan kiper yang lebih muda darinya, Nick Pope.