Karena Pandemi COVID-19: Ucapan “Rest in Peace” Datang untuk Pep Guadiola

by
Karena Pandemi COVID-19: Ucapan "Rest in Peace" Datang untuk Pep Guadiola

Ulasanbola – Kabar duka mendadak datang dari klub Manchester City. Ternyata, ibunda sang manajer, Josep Guardiola telah menghadap ke sang Pencipta karena positif mengidap virus Corona yang mewabah di Eropa.

Mungkin banyak pembaca sudah tahu, bahwa adanya pandemi virus Corona sedang mewabah di dunia. Banyak negara di Benua Eropa ternyata harus terjangkiti virus yang bisa membunuh manusia, selain hewan.

Di negara Spanyol, ternyata merupakan salah satu negara yang paling terdampak akibat virus yang mewabah. Tercatat hingga saat ini, sudah ada total 135.055 jiwa yang positif terjangkit, dan virus ini sudah menelan korban nyawa sebanyak 13.032 jiwa.

Karena sang ibunda menjadi korban virus mematikan ini, diketahui ternyata menyerang ke semua manusia meski sebelumnya masih sehat. Kejadian seperti ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Manchester City melalui akun media sosial.

Karena COVID-19

Karena Pandemi COVID-19: Ucapan "Rest in Peace" Datang untuk Pep Guadiola

Ternyata, melalui akun twitternya, Man City mengonfirmasi bahwa ibunda dari Pep harus kembali rumah sang pencipta karena positif mengidap virus Corona.

“Keluarga besar Manchester City termasuk manajemen merasa sedih setelah mengabarkan kematian ibu dari Pep Guardiola. Ibunda Dolors Sala Carrio yang berada di Manresa Barcelona fix harus tertular virus corona di usia 82 tahun.”

“Semua pihak karena harus terlibat di klub ini, merasa bersimpati kepada Pep Guardiola. Selain itu, mereka juga merasa bersimpati untuk keluarganya dan seluruh teman-temannya.”

Peduli Sosial

Informasi tentang meninggalnya sang Ibunda, sepertinya bisa menjadi kisah yang tragis untuk Pep Guardiola. Lagipula, beberapa waktu lalu dirinya sempat mendonasikan dana yang besar untuk memerangi virus Corona yang semakin mewabah.

Sebagai seorang manajer, Pep menyumbangkan uang senilai 1 juta Euro kepada sebuah lembaga di Spanyol untuk disalurkan. Dana itu, seharusnya digunakan untuk membeli peralatan medis untuk digunakan melawan virus Corona sesuai anjurannya.

Perlu diketahui, kompetisi Premier League belum dimulai karena harus ditunda hingga saat ini karena keputusan dari UEFA. Pandemi Corona yang tidak kunjung membaik, kompetisi memang terpaksa dihentikan demi keselamatan para pemain dan penonton yang datang ke stadion.