,

Karena Pernah Cedera Paru-paru Akhirnya Tahu Menghadapi Corona

by
Karena Pernah Cedera Paru-paru Akhirnya Tahu Menghadapi Corona

Ulasanbola – Sebagai seorang rider Suzuki Ecstar, yaitu Joan Mir mengaku tidak bisa melakukan hal lain kecuali bersabar menanti MotoGP 2020 dimulai. Di depan media, dirinya menjelaskan bahwa kesehatan memang harus diutamakan demi mengurangi potensi virus corona yang semakin meluas.

Mir juga saat ini sedang menjalani karantina mandiri meski hanya menjaga kebugaran dengan berlatih di tempat gym saja. Namun, dirinya tetap belum bisa berlatih di atas motor kesayangannya. Dirinya juga ternyata menyempatkan berlatih flat track di Alcarras. Dirinya memilih berlatih bersama Marc Marquez, Alex Marquez, kemudian Fabio Quartararo dan Tito Rabat pada hari Sabtu (14/3/20) lalu.

“Saya juga sempat menjalani kehidupan dengan normal seperti biasa. Namun, jelas pebalap tidak akan bisa latihan karena adanya restriksi. Kami bahkan tidak bisa latihan di atas motor. Oleh karena itu, saya mencoba latihan di gym kecil yang ada di rumah. Saya selalu mencoba untuk bersabar,” ujar juara dunia Moto3 2013.

Sangat Berbeda

Karena Pernah Cedera Paru-paru Akhirnya Tahu Menghadapi Corona

Dengan itu, rider Suzuki berusia 22 tahun tersebut juga tidak menyangkal bahwa karantina yang yang harus dijalani terasa berat. Hal itu disampaikannya karena tanpa menggunakan motor, Mir juga harus menunggu seri perdana tahun ini setelah pandemi virus Corona berakhir. Dirinya memang harus berusaha menikmati hal seperti itu di rumah agar tidak merasa frustrasi juga.

“Memang sulit untuk mengatur isi kepala jika tidak bisa melakukan apa yang sangat dicintai harus tertahan meski sementara. Tapi saya pasti sadar betapa seriusnya situasi seperti ini. Bersabar adalah sebuah kunci. Saya sendiri sangat menyukai tinggal di rumah dan pasti menikmatinya. Para pebalap harus menjadi panutan, harus tetap di rumah untuk kebaikan bersama,” jelasnya.

Pentingnya Hidup Sehat

Tidak hanya itu saja, Mir juga menyatakan jika dirinya memang sempat dapat pelajaran tentang pentingnya kesehatan dalam hidup. Pelajaran itu didapat setelah dirinya mengalami kecelakaan hebat dalam uji coba pascabalap di Sirkuit Brno, Ceko, pada bulan Agustus 2019 lalu.

Karena Mir sempat terjatuh di Tikungan 1 dengan kecepatan lebih dari 300 km/jam saat itu, dirinya tidak sengaja menabrak dinding pembatas. Maka dari itu dirinya didiagnosa mengalami memar parah pada paru-parunya. Kejadian itu membuat dirinya harus absen dari pekan balap di Austria dan juga Inggris.

“Kita harus memahami pentingnya kesehatan karena penting dari apa pun itu. Saya mendapat pengalaman seperti ini setelah kecelakaan di Brno, Ceko. Itu sangat mengingatkan saya dengan kesehatan karena penting. Karena tanpa kesehatan, kita tidak mungkin memiliki apa-apa. Kesehatan memang jauh lebih penting dari ketenaran, uang, atau apa pun itu,” pungkasnya.