Kehilangan Taji, Lukaku Dituntut untuk Lebih Bekerja Keras

by

Ulasanbola – Mantan pemain Manchester United, Paul Ince memberikan kritik terhadap performa buruk Romelu Lukaku. Seperti yang diketahui, bomber timnas Belgia itu bermain di bawah ekspektasi sejak beberapa laga terakhir yang dilakoni The Red Devils.

Pada musim lalu, Jose Mourinho memutuskan mengambil langkah besar dengan mendatangkan Lukaku dari Everton. Mourinho harus menggelontorkan dana belanjanya sebesar 75 juta pounds untuk memboyong pemain berusia 25 tahun tersebut ke Old Trafford.

Sejak kedatangannya, Lukaku memang selalu menjadi tumpuan utama United di barisan depan. Namun sejak sembilan laga terakhir, Lukaku tidak mampu mencetak satu gol pun dan dirinya terlihat seperti kehilangan naluri sebagai striker.

Hal ini yang membuat Ince berani mengkritik Lukaku. Baginya saat ini Lukaku tidak memiliki kemampuan yang dibutuhkan United untuk menjadi striker yang dapat diandalkan. “Romelu Lukaku terlihat ingin melakukan sesuatu saat laga melawan Juventus. Tetapi masalahnya adalah berapa kali pun dia mencoba, dia tetap tidak bisa melakukannya.” buka Ince.

Bermain Ekstra

Bermain Ekstra
“Ketika Anda bermain untuk Manchester United, Anda harus benar-benar berada di nilai tujuh atau delapan dari sepuluh angka di setiap pekannya. Saya tidak yakin dia memiliki kemampuan untuk membuktikan itu, kerana seharusnya dia menjadi andalan untuk tim ini.” ungkap Ince.

“Tentu saja dia membutuhkan bantuan agar dapat mengatasi situasi itu. Memang tidak diragukan lagi bahwa dia bisa mencetak gol dengan rekor-rekor yang telah dibuatnya. Tetapi dia harus bermain lebih dari itu untuk tim seperti Manchester United.” cetusnya.

Ince juga melihat ada beberapa teknik dan gaya bermain yang harus dibenahi. Karena hal tersebut dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan sang pemain dalam mencetak gol.

“Dia telah berusia 25 tahun saat ini dan akan sulit untuk merubahnya. Lukaku sekarang adalah Lukaku yang akan selalu mereka miliki dan mereka harus bisa mengatasi kondisi ini.” jelas Ince.

“Dia terlalu sering kehilangan bola di setiap pertandingan. Sebagai mantan pemain klub ini, jika saya memiliki kontrol bola yang tidak baik, maka saya akan lebih bekerja keras di setiap latihan hingga saya bisa melakukannya dengan sempurna.” pungkas pria berusia 51 tahun tersebut.