Liverpool Tersingkir dari FA Cup, Rotasi yang Klopp Terapkan Gagal Total

by
Liverpool Tersingkir dari FA Cup, Rotasi yang Klopp Terapkan Gagal Total

Ulasanbola – Mantan striker Newcastle United, Alan Shearer mengkritik rotasi yang dilakukan Jurgen Klopp saat laga Liverpool melawan Wolverhampton Wanderers hari Selasa (08/1) dini hari tadi. Dirinya menilai rotasi pemain yang tidak tepat di laga tersebut menjadi penyebab kekalahan The Reds.

Pada laga yang berlangsung di Molineux Stadium tersebut, Liverpool menelan kekalahan 2-1. Pasalnya, Liverpool tidak diperkuat pemain-pemain kuncinya, yang mana nama Mohamed Salah dan Roberto Firmino baru dimainkan di menit ke 70.

Tidak hanya trio Liverpool, kekuatan di jantung pertahanan juga melemah tanpa Alisson Becker, Virgil van Dijk, Trent Alexandre-Arnold, Joe Gomez dan Andrew Robertson. Selain itu, Klopp juga merotasi posisi Fabinho yang sejatinya gelandang bertahan menjadi bek tengah. Pemain muda, Rafael Camacho yang juga sebagai gelandang terlihat bermain di posisi bek sayap kanan pada laga tersebut.

Tidak Perlu Rotasi Pemain

Tidak Perlu Rotasi Pemain
Klopp memilih memainkan Divock Origi dan Daniel Sturridge sebagai tumpuan utama. Sementara di bawah mistar gawang, Simon Mignolet dipercaya sebagai benteng utama The Reds. Shearer yang melihat pertandingan tersebut, menilai Klopp tidak perlu merotasi begitu banyak pemain hanya untuk memberikan kesempatan bermain pemain pelapis atau pemain muda.

“Ketika Anda melakukan rotasi pemain seperti yang Anda lakukan, maka itu sama seperti Anda sedang berjudi.” buka Shearer.

“Dia melihat pemain ini butuh kesempatan bermain, tapi akhirnya mereka gagal total. Saya dibesarkan dengan melihat Liverpool yang bertekad memenangkan setiap gelar. Kenapa mereka harus merotasi pemain.” tandas mantan pemain timnas Inggris tersebut.

Sementara itu, Klopp memberikan komentar atas kekalahan tersebut. Dirinya menegaskan bahwa itu adalah kesalahan dan tanggung jawabnya karena sudah mengambil keputusan yang tidak tepat.

“Itu semua adalah tanggung jawab saya, mereka tidak bisa menemukan ritme permainannya. Saya tidak membuat keputusan yang bagus, itu terkadang memang harus terjadi. Kami tentu tidak ingin kalah, tapi itulah yang terjadi.” tutur Klopp.