Luca Marini: Sulit untuk Mengikuti Jejak Rossi

by

Ulasanbola – Pembalap Sky Racing VR46, Luca Marini mengatakan bahwa merupakan hal yang sulit untuk menyamai prestasi yang dimiliki Valentino Rossi. Pembalap Moto2 itu menyebut bahwa karakter yang dimiliki The Doctor sangat berbeda dengannya, hal itu yang membuatnya sulit untuk mengikuti jejak sang kakak.

Pada GP Malaysia lalu, Marini berhasil meraih kemenangan perdana dalam karir balap motornya. Pencapaian gemilang tersebut membuat Rossi bangga dengannya, karena Marini yang dinilai sudah jauh berkembang dan lebih matang di lintasan.

Sebagai seorang adik dari salah satu pembalap tersohor di MotoGP, tentu Marini kerap dibanding-bandingkan dengan kiprah sang kakak. Tetapi dirinya mengaku tidak pernah merasa terganggu dengan hal itu dan tetap merasa bangga karena memiliki sosok kakak seperti The Doctor.

Bangga Menjadi Seorang Adik

Bangga Menjadi Seorang Adik
“Mustahil jika saya kecewa (jika dibandingkan dengan Rossi), karena itu sudah menjadi bagian dari hidup saya. Saya sangat bahagia dan bangga menjadi adiknya, karena memiliki kakak seperti Vale benar-benar menyenangkan. Saya dapat belajar darinya, jelas itu membantu saya. Saya suka membicarakan banyak hal dengannya, kami memiliki hubungan yang sangat baik dan saya tidak merasa terganggu.” ungkap Marini.

“Itu bukan karakter saya, Vale adalah pembalap hebat dalam olahraga ini. Saya berpikir mustahil untuk mengikutinya. Dunia balap saat ini berbeda, dia sudah melakukan banyak perubahan besar, akan sulit untuk menyamainya. Saya hanya mencoba memikirkan karir saya musim demi musim. Tentu saja saya ingin melakukan hal-hal hebat, tapi terutama saya ingin fokus pada diri sendiri dahulu.” tutur Marini.

Selain itu, Marini juga yakin bahwa semangat yang dimiliki sang kakak tidak akan pernah berkurang meski usianya tidak lagi seperti dulu.

“Saya tidak yakin semangatnya akan meredup. Hal itu tidak akan terjadi karena dia adalah salah satu orang dengan semangat yang tinggi dan itu selalu terlihat di setiap apa yang dia lakukan. Entah itu saat latihan di Ranch, balapan di MotoGP atau bahkan saat bermain Playstation dengannya. Bukan hal yang mudah untuk mengalahkannya, itulah alasan kenapa setiap kemenangan begitu berharga bagi saya.” tandas pembalap berusia 21 tahun tersebut.