Masih Kesal, Courtois Matikan Tv Saat Prancis Memenangkan Piala Dunia 2018

by

Ulasanbola – Sebuah pengakuan diberikan Thibaut Courtois mengenai ketika Prancis berhasil memenangkan Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kroasia (4-2). Kiper berusia 26 tahun itu menyatakan bahwa dia langsung mematikan televisinya saat Prancis berhasil menang di laga final.

Sebelum final, Courtois memang sempat kecewa terhadap tim anak asuh Didier Deschamps tersebut. Kiper The Blues itu menilai Prancis memainkan sepakbola yang negatif sehingga Belgia mengalami kesialan dan harus tersingkir.

Komentar miring kiper Belgia tersebut ditanggapi oleh winger Prancis, Antoine Griezmann, yang menurutnya gaya permainan klub Courtois, Chelsea juga mempunyai gaya permainan yang negatif.

Akhirnya, akibat adu komentar di antara kedua pemain tersebut, Courtois tidak sudi melihat Prancis meraih trofi Piala Dunia 2018. “Saya memang menonton pertandingan final, tapi saat di menit ke 94 saya langsung mematikan televisi saya.

Kekesalan Panjang

Kekesalan Panjang

Courtois tidak memungkiri bahwa dia mematikan televisinya sebagai bentuk kekesalannya terhadap tim Prancis yang bermain seperti pengecut saat melawan Belgia di semifinal lalu.

“Mengapa saya mematikan telivisi? Karena saya tidak ingin melihat mereka (Prancis) merayakan kemenangannya.” kata Courtois.

“Namun saya menonton saat berlangsungnya pertandingan. Saya tidak melewatkan satu momen saat laga itu, kecuali ketika Prancis berhasil memenangkan laga itu.”

Penghargaan Individual

Penghargaan Individual

Namun kiper Belgia itu juga mengakui secara jujur setelah beberapa menit dia kembali menyalakan televisinya. Pasalnya dia ingin mengetahui hasil penghargaan individual yang akan diumumkan.

“Teman saya mengatakan bahwa Luka Modric baru saja menerima penghargaan pemain terbaik, dan dia juga mengatakan penghargaan kiper terbaik juga akan segera diumumkan.”

“Ketika teman saya menyampaikan itu, saya menyalakan televisi lagi dan memutar ulang siaran agar bisa menyaksikannya langsung. Saya begitu bangga dan senang bisa memenangkan perhargaan itu, karena saya berhasil membantu Belgia dengan melakukan banyak penyelamatan.” pungkasnya.

Meski mendapat penghargaan berupa trofi sarung tangan emas, tetap saja Courtois masih tidak puas dengan Piala Dunia kali ini.

“Mendapatkan penghargaan individu bukanlah prioritas bagi saya, saya hanya ingin melaju sampai ke final bersama Belgia.” tandas kiper 26 tahun tersebut.