Menolak Jabat Tangan Marquez, Oscar: Rossi Pasti Akan Frustasi

by
Menolak Jabat Tangan Marquez, Oscar: Rossi Pasti Akan Frustasi

Ulasanbola – Direktur Olahraga LCR Honda, Oscar Haro memberikan komentar terkait pristiwa kurang bersahabat di konferensi pers MotoGP San Marino 2018 lalu. Menurut Oscar, jika Rossi memilih menerima uluran tangan Marc Marquez dirinya pasti akan frustasi dan lebih terbebani.

Oscar mengatakan bahwa saat ini level Rossi dan Marquez telah berada di tingkatan yang berbeda. Performa Rossi dinilai semakin menurun dalam beberapa musim terakhir, hal itu yang membuatnya semakin tersingkir dan tidak mampu bersaing dengan Marquez.

Di sisi lain, performa dan kinerja motor Yamaha yang tidak kunjung membaik membuat The Doctor semakin berada dalam kesulitan. Kondisi inilah yang diyakini Oscar telah membuat pembalap nomor 46 tersebut begitu tertekan.

Perspektif Berbeda

Perspektif Berbeda

Menurut Oscar, jika Rossi memilih berjabat tangan dengan Marquez, maka dia sama saja mengakui dirinya benar-benar kalah saing dengan Marquez. Namun, perspektif yang berbeda tidak membuat publik atau pembalap lain melihat hal tersebut.

“Ada dua cara untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Bagi (perspektif) mereka yang bukan pembalap profesional, Rossi seharusnya tidak menuangkan minyak ke dalam api. Dia memiliki beban untuk bersaing dengan Marquez dan dia bertanggung jawab atas gelar-gelarnya. Menurut saya, sisi kedewasaan Valentino harusnya dapat terlihat karena Marc Marquez tidak lebih baik darinya saat 10 tahun yang lalu.” jelas Oscar.

“Usia Rossi hampir 40 tahun, dia sudah tidak lagi di level Marquez dan Yamaha juga tidak lagi di level Honda. Saya pikir dia seharusnya menerima untuk menjabat tangannya. Tetapi, pembalap-pembalap top tidak melihat hal-hal seperti itu. Ego mereka sedemikian rupa, yang membuat mereka sulit dimengerti. Jika Rossi memilih menjabat tangannya, dia pasti akan frustasi.” tambahnya.

“Tetapi dia melihat dirinya lebih rendah karena dia memang berusia lebih tua dan Yamaha tidak bekerja di tingkat yang sama seperti Honda. Berjabat tangan dengan Marquez, berarti sama dengan berkata ‘oke, hancurkan saja saya’.” tutup Oscar.