Merindukan Barcelona, Ter Stegen Mulai Bosan Karena Libur Satu Bulan

by
Merindukan Barcelona, Ter Stegen Mulai Bosan Karena Libur Satu Bulan

Ulasanbola – Kiper utama milik Barcelona, Marc-Andre ter Stegen menjelaskan tentang perasaannya setelah mendapat libur panjang hampir satu bulan. Ter Stegen percaya bahwa dirinya merasa rindu berat untuk berjumpa dengan rekan satu timnya.

Dari 12 Maret lalu, La Liga sengaja harus dihentikan karena pendemi virus Corona atau COVID-19. Hal itu diputuskan langsung oleh pihak FIFA karena adanya banyak korban jiwa karena menderita sakit yang langka itu.

Kemudian karena adanya penangguhan kompetisi ini, skuat utama Barcelona harus diliburkan beserta para pemain muda dan akademinya. Mereka bahkan dihimbau untuk melakukan karantina mandiri untuk menghindari virus Corona yang mewabah.

Kemudian Ter Stegen bahkan sempat mengakui jika libur lama yang semua pemain terima membuatnya rindu untuk bertemu. “Ada satu hal yang saya rindukan. Hal itu merupakan bertemu dengan rekan-rekan setim saya, termasuk bermain di depan banyak orang untuk berkompetisi di level paling tinggi,” ucap Ter Stegen.

Tetap Menjaga Kesahatan

Merindukan Barcelona, Ter Stegen Mulai Bosan Karena Libur Satu Bulan

Kiper ter Stegen ternyata juga menjelaskan jika dirinya tidak bisa bersantai selama libur aga performanya tetap stabil. Dirinya juga mengaku akan selalu menjaga kondisi fisiknya agar tetap fit hingga kompetisi dimainkan lagi.

“Memang sangat sulit untuk menahan diri bagi saya untuk kami memasuki pekan  yang penting di musim ini. Selain itu, kami juga harus menjaga tingkat kebugaran tubuh masing-masing.”

“Saya banyak berlatih bermain bola, bahkan selalu fokus dengan hal lainnya. Saya juga melakukan latihan dengan applikasi fitness untuk menuntaskan tantangan setiap harinya.”

Berpikir Positif Meski Belum Dapat Pasti

Ter Stegen kemudian mengakui bahwa merebaknya virus Corona ini menimbulkan kecemasan di pikiran banyak orang. Khususnya sebagai pemain, saya dan tim belum mendapat kejelasan tentang pertandingan berikutnya jika digelar.

Harapan semua orang pasti tidak perlu terlalu takut dengan kondisi seperti ini. Semua harus tetap berpikir positif agar pikirannya tidak terganggu hingga wabah Corona usai.

“Kita harus melihat sisi positifnya dari semua hal yang terjadi, contohnya bisa bersama dengan keluarga kita sekarang. Saya sendiri akan berada di rumah dan menikmati waktu bersama keluarga.” tutupnya.