Miralem Pjanic Dipaksa untuk Menunjukkan Performa Terbaiknya, Maurizio Sarri Memaksa

by
Miralem Pjanic Dipaksa untuk Menunjukkan Performa Terbaiknya, Maurizio Sarri Memaksa

Ulasanbola Kabar yang mengejutkan datang dari Liga Italia setelah pelatih Juventus, Maurizio Sarri memaksa anak asuhnya, Miralem Pjanic untuk bisa tampil lebih baik lagi. Hal itu didasari karena sebelumnya, sang pemain sempat bermain apik sebelum direkrut oleh Si Nyonya Tua di Allianz Stadium.

Pemain asal Bosnia tersebut memang dipercaya untuk bermain sebagai gelandang dari tim Sarri yang baru datang di musim ini. Pjanic sendiri sudah bermain sebanyak 32 kali untuk semua kompetisi yang diikutinya dengan mengoleksi tiga gol serta empat assist.

Naun, belum lama ini, tepatnya sebelum pandemi Covid-19 yang membuat kompetisi harus dihentikan. Karena hal itu, ternyata membuat Pjanic mengalami penurunan performa yang cukup signifikan bersama klub Juventus.

Permintaan Sang Pelatih Juventus

Miralem Pjanic Dipaksa untuk Menunjukkan Performa Terbaiknya, Maurizio Sarri Memaksa

 

Sarri juga sempat mengakui jika Pjanic terlihat sering bermain di bawah standar yang diminta. Seorang mantan pelatih dari Chelsea musim lalu itu pun sangat menginginkan anak asuhnya tersebut untuk membuat perubahan sikap di atas lapangan.

“Saat ini, dirinya seperti sudah jauh membaik dibandingkan sebelumnya. Namun, saya sempat berbicara secara terbuka mengenai Miralem, dan dirinya seharusnya bisa bermain apik tapi dirinya sering tampil di bawah standar dalam empat atau lima laga terakhir,” ucap Sarri kepada media.

“Kami sudah mengerti, awalnya memang dirinya merasa kesulitan untuk menemukan kekuatannya dalam bereaksi. Dirinya bahkan harus meyakinkan diri sendiri untuk bisa bermain dengan kemampuannya,” imbuhnya.

“Dirinya sempat tampil buruk dalam satu pertandingan yang dilakukan, namun Pjanic harus bisa menegakkan kepalanya dan bereaksi lebih baik. Dengan sering menjalani petualangan mental yang positif, dirinya dipercaya bisa bangkit kembali,” pungkas Sarri.

Pjanic Memutuskan untuk Hengkang?

Pada musim ini, bisa saja menjadi musim terakhir Pjanic bersama Juventus karena sebuah alasan. Media bahkan sering menyatakan, jika pemain yang sudah berusia 30 tahun itu sangat diinginkan oleh Barcelona asuhan Quique Setien.

Juventus sendiri juga tidak akan menutup kesempatan Barcelona untuk membawa Pjanic ke Camp Nou musim panas nanti. Akan tetapi, Si Nyonya Tua sendiri ternyata sempat meminta pemain Barca lainnya sebagai kesepakatan antar kedua belah pihak.

Pemain yang sedang dirumorkan menjadi alat pertukaran Pjanic, adalah pemain seperti Arthur, Ansu Fati, atau pun Ousmane Dembele.