Mourinho Beri Komentar Terkait Selebrasi Kontroversinya saat Gol Fellaini

by
Mourinho Beri Komentar Terkait Selebrasi Kontroversinya saat Gol Fellaini

Ulasanbola – Jose Mourinho kembali menjadi sorotan usai melakukan selebrasi kontoversi di laga Manchester United melawan Young Boys dalam Liga Champions 2018/19, pada hari Rabu (28/11) 2018/19 dini hari WIB.

Pada laga tersebut, The Red Devils memiliki banyak peluang sepanjang pertandingan. Tetapi tidak ada satu peluang pun yang dapat dikonversikan menjadi gol oleh pemain depan United.

Marcus Rashford salah satu pemain yang paling banyak menyia-nyiakan peluang di laga tersebut. Beberapa kali dirinya mendapat momen bagus di depan gawang, tapi sialnya peluang-peluang itu gagal dimaksimalkan

Mourinho sendiri kelihatan sangat jelas merasa frustasi dengan banyaknya peluang yang terbuang. Hingga akhirnya gol Marouane Fellaini di menit-menit akhir pertandingan berhasil memastikan kemenangan bagi The Red Devils. Namun, saat itu juga perhatian tertuju kepada Mourinho yang membanting rak botol minuman untuk meluapkan rasa frustasinya.

Komentar Mourinho

Komentar Mourinho
“Kami gagal mencetak gol cukup banyak tapi itu bukan karena Marcus (Rashford), ini mengenai tim. Kami kesulitan untuk mencetak gol tapi Marcus melakukan pergerakan yang bagus, berlari, berusaha keras ketika tim menguasai bola maupun tidak.” jelas Mourinho.

“Dan saya tidak pernah menyalahkan pemain karena menyia-nyiakan peluang. Bisakah Anda mengundang mereka yang berkomentar itu untuk berada di pinggir lapangan? Tidak banyak dari mereka yang akan di sana, bolehkan saya atau pelatih lain melampiaskan rasa frustasi? Saya akan mengundang mereka untuk mencoba duduk di bench sebagai pelatih” ucap Mourinho.

“Tetapi, saya rasa mereka lebih baik berlibur ke Barbados dan menyalakan televisi. Mereka bisa memainkan alat elektronik bodoh, itu lebih nyaman daripada berada di pinggir lapangan seperti kami para pelatih. Jadi, saya cukup yakin pelatih sepak bola yang baik tidak akan pernah mengkritik satu sama lain mengenai reaksi emosional di pinggir lapangan. Karena, itu juga pernah mereka alami.” tutup mantan pelatih Porto tersebut.