MU Harus Keluarkan Banyak Uang Demi Memecat Mourinho

by
MU Harus Keluarkan Banyak Uang Demi Memecat Mourinho

Ulasanbola – Kabar didepaknya Jose Mourinho dari Manchester United memang menghebohkan publik. Secara mendadak pelatih asal Portugal itu dipecat dari jabatannya sebagai manajer The Red Devils pada hari Selasa (18/12) kemarin.

Rentetan hasil buruk dinilai sebagai alasan utama pemecatan Mourinho. Kekalahan melawan Liverpool di Anfield juga diklaim sebagai akhir dari kesabaran manajemen United.

United memang sudah tidak mungkin untuk menjuarai Premier League musim ini. Di sisi lain, target untuk menembus zona empat besar pun juga kian diragukan melihat inkonsisten permainan The Red Devils yang belum bisa teratasi.

Setelah sepanjang musim menerima kritikan dari berbagai kalangan, United akhirnya memutuskan untuk memecat Mourinho sebelum memasuki jeda transfer musim dingin. Keputusan tersebut memang tidak diperkirakan mengingat Mourinho masih memiliki kontrak hingga tahun 2020 mendatang.

Sementara itu, situasi panas yang menyelimuti United dalam beberapa bulan terakhir ini juga dinilai sudah lebih kondusif. Namun siapa sangka, pemecatan yang diperkirakan pada akhir musim nanti justru terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan.

Mendapat Pesangon Lebih Tinggi

Mendapat Pesangon Lebih Tinggi
Pemecatan ini memastikan United harus membayar pesangon besar kepada Mourinho. Menurut kabar yang dikutip Ulasanbola, mantan pelatih Real Madrid itu mendapatkan bayaran sebesar 24 juta pounds sebagai kompensasi pemecatannya.

Bayaran tersebut lebih banyak dari bayaran yang didapatkan Mourinho pertahunnya, yaitu sekitar 18 juta pounds. Hal tersebut mau tidak mau harus dilakukan United karena kedua belah pihak masih memiliki kontrak kerjasama hingga 2020 mendatang.

Bayaran yang didapatkan Mourinho juga diklaim lebih tinggi dari yang didapatkan kedua pelatih United sebelumnya, yakni David Moyes dan Louis van Gaal. Seperti yang diketahui, kedua pelatih tersebut masing-masing hanya mendapatkan pesangon sebesar 5 juta pounds. Namun, ketiganya meninggalkan Old Tranfford dalam situasi dan kondisi yang tidak jauh berbeda.