MU Menutup Musim dengan Kekalahan, Solskjaer: Ini Tidak Mengejutkan

by
MU Menutup Musim dengan Kekalahan, Solskjaer: Ini Tidak Mengejutkan

Ulasanbola – Manchester United tidak mampu meraih kemenangan pada pekan terakhir Premier Leauge 2018/19, hari Minggu (12/5) di Old Trafford. Ole Gunnar Solskjaer mengaku tidak terkejut dengan hasil tersebut, sebab timnya memang dalam kondisi yang tidak stabil saat ini.

United harus kembali mengakhiri pertandingan dengan kepala tertunduk setelah kalah 0-2 dari Cardiff City. Dua gol yang dicetak oleh Nathaniel Mendez-Laing memaksa The Red Devils menutup musim ini dengan hasil buruk.

Kekalahan ini menjadi kekalahan kedelapan United dari 12 pertandingan terakhirnya. Di sisi lain, Kegagalan menembus empat besar Premier Leauge juga membuat The Red Devils tidak akan berpartispasi dalam ajang Liga Champions musim depan.

Dalam Performa Mengecewakan

Dalam Performa Mengecewakan
Solskjaer menyadari bahwa timnya tidak dalam performa yang optimal saat ini. Beberapa peluang untuk kembali ke zona empat besar tersia-siakan karena permainan buruk United. Bahkan mereka tidak mampu menang saat melawan tim yang akan terdegradasi, yaitu Cardiff dan Huddersfiel Town.

“Kami sempat bersaing untuk memperebutkan empat besar, tapi pada dua pertandingan terakhir, sudah jelas performa kami sungguh mengecewakan. Kami seharusnya menang atas dua tim yang sudah terdegradasi, tapi kami gagal dan itu akan menjadi kenyataan pahit untuk semua orang.” kata Solskjaer.

“Liga Adalah kompetisi yang sulit, tidak peduli siapaun yang menjadi lawan Anda dan musim berjalan dengan panjang. Saat menjelang akhir musim, kami bermain di bawah standar. Kami menjalani periode yang bagus setelah paruh musim, tapi kami kembali tergelincir di akhir musim.”

“Ini tidak mengejutkan. Karena seperti inilah dinamika dalam sepak bola. Ini mengenai margin, kepercayaan diri, ketidakpercayaan diri, kebiasaan, ini mengenai kedisiplinan dalam berlatih setiap hari dan melakukan banyal hal yang benar.” tambahnya.

“Mungkin karena pada awalnya saya dikritik terlalu sering menurunkan tim yang sama, lalu kami diterpa banyak cedera dan kami harus melakukan rotasi skuat hingga merombak tim. Kami gagal menjadi tim yang terus menang dan tidak memiliki pondasi yang cukup kuat untuk menjaga performa positif.” pungkas Solskjaer.