Rivola: Kami Tidak Bermaksud Memperotes Ducati!

by
Rivola: Kami Tidak Bermaksud Memperotes Ducati!

Ulasanbola – CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola menegaskan bahwa protes yang diajukan empat tim pabrikan, termasuk Aprilia tidak ditujukan secara khusus kepada Ducati Corse. Rivola menyampaikan bahwa protes tersebut dilakukan demi mempertanyakan kekonsistenan regulasi yang berada di bawah FIM MotoGP Stewards.

Sebelumnya empat tim pabrikan, yakni Aprilia, Honda, Suzuki dan KTM sudah mencoba melayangkan protes kepada FIM MotoGP Stewards. Keempat tim pabrikan tersebut melakukan protes keras terhadap perangkat aerodinamika yang digunakan pada motor Desmosedici GP19 milik Ducati.

Namun setelah dilakukan investigasi, FIM MotoGP Stewards akhirnya menolak banding yang dilakukan keempat tim pabrikan tersebut. Sebab perangkat berupa winglet yang dimaksud dinilai masih legal digunakan dan tidak menyalahi aturan dari regulasi yang ditetapkan.

Kasus ini kabarnya masih terus berjalan setelah keempat pabrikan kembali melakukan banding ke MotoGP Court of Appeal, yang terdapat tiga hakim perwakilan dari FIM. Setelah melakukan sidang dalam waktu dekat, keputusan akhir akan diumumkan pada 31 Maret atau tepat sebelum GP Argentina digelar.

Pernah Berencana untuk Menggunakannya

Pernah Berencana untuk Menggunakannya
Terkait perangkat tersebut, Rivola mengakui bahwa timnya sempat ingin menggunakan dan berencana mengembangkannya. Tetapi ada informasi dan klaim yang dilakukan Ducati, sehingga rencana tersebut harus diurungkan.

“Solusi dari Yamaha membuka mata kami, hingga pada awal tahun ini kami bertanya, apakah kami juga bisa mengembangkan sesuatu di area itu. Kami tahu bahwa perangkat itu bisa mendongkrak performa. Tetapi jawaban Danny pada 19 Februari menjelaskan bahwa solusi itu hanya dapat digunakan dalam kondisi basah. Jadi, kami menghentikan rencananya.” ungkap Rivola.

“Protes yang kami lakukan tidak spesifik mengarah pada Ducati, karena kami benar-benar tidak ingin menjatuhkan siapa pun. Apa yang menjadi masalah serius adalah, setelah menerima email pada 19 Februari yang menuntut kami untuk tidak boleh memakai solusi yang sama, sepekan setelahnya ada email lain yang sangat jelas menguntungkan Ducati.” jelas Rivola.