Ronaldo Dihukum UEFA Atas Selebrasi Tidak Sopannya

by

Ulasanbola – Mega bintang Juventus, Cristiano Ronaldo akhirnya dipastikan bersalah setelah meniru selebrasi cojones (tangan melingkar di selangkangan) yang sebelumnya dilakukan oleh Diego Simeone.

Ronaldo menjadi pemain yang paling berjasa atas kemenangan Juventus melawan Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/19. Ronaldo berhasil mencetak hattrick yang memaksa Atletico harus menyerah dengan skor agregat 3-2.

Pada saat melakukan selebrasi gol ketiganya yang dicetak melalui tendangan penalti, Ronaldo menambahkan selebrasi khasnya dengan gaya cojones. Aksi tersebut dilakukan demi menyindir Simeone yang sebelumnya melakukan selebrasi serupa ketika Juventus tertinggal 2-0 di leg pertama.

Terkena Denda

Terkena Denda
Simeone sebenarnya sudah menyampaikan permintaan maaf dua hari setelahnya. Dirinya juga mengaku tidak bermaksud mencemooh para pemain Juventus, dan menjelaskan bahwa selebrasi tersebut hanya untuk menunjukkan sebuah kebaranian seorang pria.

Namun siapa sangka, Ronaldo yang meniru selebrasi tersebut justru harus mendapat masalah yang lebih besar. Mantan pemain Real Madrid itu dipastikan harus membayar denda sebesar 17.000 poundsterling.

Melalui Badan Kontrol, Etika dan Kedisiplinan UEFA, Ronaldo didakwa bersalah karena menunjukkan sikap yang tidak etis di lapangan. UEFA akan kembali melakukan pertemuan pada 21 Maret mendatang untuk memutuskan apakah Ronaldo akan mendapat sanksi tambahan berupa larangan bermain atau tidak.

Sebelumnya legenda Juventus, Pavel Nedved memberi pembelaan untuk Ronaldo. Dirinya menilai tidak seharusnya UEFA menjatuhkan sanksi kepada Ronaldo.

“Itu sebuah gerakan yang harus tetap berada di lapangan. Emosi yang diekspresikannya di lapangan harus tetap berada di sana. Dia banyak menerima cemooh ketika di Madrid dan juga dari para penggemar (Atletico) yang datang ke kandang kami. Saya mengerti, jadi ayo kita jalani ini tanpa sanksi.” tutur Nedved.