Rossi Meminta Maaf Atas Sikapnya yang Menolak Jabat Tangan Marquez

by

Ulasanbola – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi menyampaikan permintaan maafnya atas momen kurang baik yang terjadi pada konfrensi pers jelang MotoGP San Marino 2018. Pembalap berusia 39 tahun itu telah menolak secara langsung berjabat tangan dengan Marc Marquez yang duduk disebelahnya.

Sikap terlihat bersahabat coba ditunjukkan Marquez selama konfrensi pers berlangsung. Kedua pembalap tersebut mendapat pertanyaan dari wartawan mengenai bagaimana hubungan di antara keduanya. Marquez yang lebih dulu menanggapi mencoba memberi jawaban dan membuktikan melalui berjabat tangan dengan Rossi, sayangnya The Doctor masih terlihat enggan untuk menerima uluran tangan Marquez sebelum dirinya memberi penjelasan.

Meski tidak menerima uluran tangan pembalap Repsol Honda tersebut, tapi Rossi menegaskan bahwa dia dan Marquez tidak memiliki masalah apapun.

Sikap Rossi tersebut menuai banyak reaksi dari berbagai kalangan, tidak sedikit juga yang kecewa dan mengkritik sikap kekanak-kanakan yang ditunjukkan pembalap bernomor 46 tersebut. Mengetahui hal tersebut, Rossi langsung menyampaikan permohonan maafnya, sebab dirinya merasa bingung apa yang harus dilakukan saat itu.

Baca juga: Rossi Menolak Berjabat Tangan, Marquez: Tidak Ada Masalah

Permintaan Maaf

Permintaan Maaf

“Saya meminta maaf atas situasi itu. Saya sungguh benar-benar minta maaf, karena saya tidak memutuskan apa yang harus saya lakukan.” ucap Rossi.

“Saat ini, hubungan personal antara kami tidak terlalu penting. Kami adalah dua pembalap, jadi, mari balapan saja. Hal terpenting adalah tetap tenang dan lakukan pekerjaan dengan benar. Selain hal itu, saya rasa hanya buang-buang waktu saja.” terang Rossi.

Komentar Lorenzo

Komentar Lorenzo

Mengenai momen canggung tersebut membuat Jorge Lorenzo ikut angkat bicara menanggapi sikap Rossi. Pembalap Ducati Team itu menilai sikap Rossi sungguh tidak dewasa dan dia berharap respon kurang baik tersebut tidak mempengaruhi performa Marquez saat balapan.

“Keduanya hanya salah paham. Valentino, dengan tidak menerima jabat tangan (Marquez), itu terlihat seperti sikap kekanak-kanakan.” tutur Lorenzo.

“Untuk Marc, situasi ini akan mempengaruhinya (ketika balapan), dia harus segera melupakan apa yang dilakukan Rossi.” imbuh pembalap nomor 99 tersebut.