Sebuah Keajaiban jika Arsenal Dapat Menjuarai Premier League

by
Sebuah Keajaiban jika Arsenal Dapat Menjuarai Premier League

Ulasanbola – Mantan punggawa Arsenal, Nwanko Kanu mengaku optimis melihat musim baru Arsenal yang sekarang berada di bawah kepelatihan Unai Emery. Dia percaya bahwa Emery akan menyelesaikan masalah yang selama ini ada pada Arsenal.

Semenjak pelatih berusia 46 tahun tersebut ditunjuk sebagai pelatih baru, dia sudah dihadapkan dengan tugas dan masalah yang berat semenjak Arsene Wenger masih menjabat. Emery dituntut untuk memperbaiki satu masalah yang paling fatal dalam skuat The Gunners, yakni lini pertahanan.

Sejauh ini, Emery sudah mendatangkan seoarng kiper, dua bek dan dua gelandang ke Emirates Stadium. Hal ini membuktikan bahwa Emery benar-benar ingin membangun kembali barisan pertahanan Arsenal yang sudah tidak stabil.

Mulai Memahami Arsenal

Mulai Memahami Arsenal

Kanu juga percaya skema permainan Emery akan cocok untuk Arsenal. Menurutnya, Emery adalah seorang pelatih yang pragmatis yang memprioritaskan hasil di atas segalanya.

“Untuk Emery, sungguh penting jika dia telah memahami klub baik luar dan dalam serta apa yang diinginkan klub.” ujar Kanu.

“Dia telah mendatangkan pemain baru yang bagus, ini akan membuat defensif mereka labih kuat dan tidak mudah kemasukan bola. Mereka harus mengetahui bagaimana cara untuk menang, bahkan walaupun itu hanya dengan skor 1-0, karena yang mereka butuhkan adalah tiga poin.” lanjut Kanu.

Keajaiban

Keajaiban

Meskipun begitu, Kanu percaya bahwa Emery dan para pemain Arsenal masih membutuhkan waktu untuk berada di level terbaik mereka. Kanu mengakui bahwa Emery tidak langsung meraih kesuksesan di musim pertamanya bersama The Gunners.

“Jika itu benar-benar terjadi dan mereka berhasil memenangkan liga, itu sungguh sebuah keajaiban.” unggkap Kanu.

“Para pendatang baru atau pemain baru membutuhkan waktu agar dapat beradaptasi dengan tim. Kita harus memberikan mereka waktu agar mampu menyatu dan memainkan gaya permainannya sendiri, bagaimana cara mereka ingin bermain.” tutup Kanu.