Sering Dihina, Gareth Bale Merasa Tidak Nyaman di Real Madrid

by
Sering Dihina, Gareth Bale Merasa Tidak Nyaman di Real Madrid

Ulasanbola – Pengakuan yang mengejutkan datang dari Gareth Bale yang masih membela Real Madrid. Sebagai winger asal Wales, itu dialaminya karena merasa sakit hati karena mendapat hinaan dari banyak pihak external maupun internal.

Bale yang mendarat di Santiago Bernabeu tujuh tahun silam, menjadi pemain termahal yang dibeli dari klub Inggris, Totenham. Dirinya memecahkan rekor transfer dunia dan tidak butuh waktu lama untuk menjadi inti bersama skuat Real Madrid.

Dua musim terakhirnya, ternyata membuaat kondisi Bale berbalik arah karena pihak external maupun internal. Performanya yang menurun, dinilai awalnya datang hinaan dari pihak fans Los Blancos.

Bale berujar jika hinaan yang datang dari pendukung Madrid ternyata melukai hatinya yang rapuh. “Kami semua memang memiliki tekanan besar di setiap pertandingan. Jika tidak bermain apik, maka semua akan disoroti penggemar,” beber Bale kepada media.

Hinaan Fans Klub

Sering Dihina, Gareth Bale Merasa Tidak Nyaman di Real Madrid

Bale akhirnya mengakui jika dalam beberapa bulan terakhirnya, dirinya menerima banyak hinaan dari fans Real Madrid. Hinaan seperti itu datang di setiap pertandingan dan dirinya hadir meski di ruang pemain cadangan.

Sang winger kemudian menyebut jika hinaan itu malah membuat kondisi tubuhnya semakin buruk. Maka dari itu, performa Bale menjadi tidak membaik hingga saat ini.

“Jika saya bermain buruk, 80 ribu yang duduk di stadion langsung menghina saya, dan itu membuat saya merasakannya. Saya mengatakan jika situasi seperti itu sangat tidak bagus dan tidak membantu kepercayaan diri pemain.”

Perlu Dukungan

Kesempatan kali ini, Bale akhirnya berbicara kepada media jika dirinya tidak suka dicemooh para fans klub Real Madrid. Dirinya juga menyebut jika sedang membutuhkan banyak dukungan agar bisa kembali bermain apik. Bukan mendapat hinaan seperti itu atau dirinya hengkang ke Inggris.

“Jika tidak bermain baik, saya pasti berharap para fans selalu memberi semangat untuk bermain apik. Situasi seperti itu pasti membuat para pemain merasa bahagia.”

“Sayang sekali, yang terjadi pada saya malah sebaliknya. Mereka justru menghina saya. Ucapan mereka membuat mental, kepercayaan diri langsung jatuh dan hilang. Akhirnya, saya bermain buruk dan itu membuat mereka semakin marah.” pungkasnya.