Sulit Cetak Gol, Low Tetap Yakin kepada Muller

by
Sulit Cetak Gol, Low Tetap Yakin kepada Muller

Ulasanbola – Pelatih timnas Jerman, Joachim Low menilai anak asuhnya, Thomas Muller saat ini sedang menghadapi fase sulit di dalam karirnya. Sejak dua musim lalu, Muller memang sudah mengalami kesulitan untuk mencetak gol dan bermain sangat buruk di lini depan FC Hollywood.

Seperti yang diketahui, Muller merupakan pemain andalan di Munchen dan selalu masuk dalam starting line-up. Tetapi sejak musim 2016/17, Muller tidak mampu menyumbangkan gol lebih banyak untuk Munchen. Tercatat dirinya hanya menyumbang lima gol dari 29 pertandingan di ajang Bundesliga. Sementara pada musim lalu, dengan jumlah pertandingan yang sama dirinya hanya mencetak delapan gol.

Performa buruk tersebut tidak hanya berdampak kepada Muller, tapi juga kepada klub dan juga tim nasional yang dibelanya. Di Piala Dunia 2018 lalu, Muller juga tampil buruk dan tidak mampu mencetak gol yang berujung pada gugurnya Jerman di fase grup.

Di musim 2018/19 ini, pemain berusia 29 tahun itu masih menjadi pililhan utama di skuat Niko Kovac. Tetapi hingga saat ini, Muller masih belum mampu memberikan permainan terbaiknya. Dirinya sudah bermain delapan pertandingan di ajang Bundeliga dan baru mencetak dua gol.

Meski demikian, Low tidak ingin terlalu mengkhawatirkan performa buruk Muller. Dirinya justru yakin bahwa Muller akan mampu melepaskan diri dari situasi sulit tersebut dan kembali dengan kualitas terbaiknya.

Memberi Energi

Memberi Energi
“Walaupun dia belum mencetak gol untuk tim nasional dan klubnya, Thomas Muller merupakan pemain yang selalu memberikan banyak energi dan dapat memimpin maupun menginspirasi pemain muda.” ucap Low.

“Dia masih memiliki kualitasnya dalam finishing yang hebat dan kualitas mendukung rekan-rekannya. Saya telah melihatnya berada di performa yang bagus ketika menghadapi Borussia Dortmund.” ujar Low.

“Thomas Muller adalah pemain yang selalu menjadi penentu dalam sebuah pertandingan. Meskipun saat ini dia sedang dalam situasi yang sangat sulit.” tutup pelatih berusia 58 tahun tersebut.