,

Superstar PSG, Neymar Kehilangan Kobe Bryant Sebagai Panutannya

by

Ulasanbola – Kobe Bryant yang diberitakan meninggal di pesawat awal tahun ini, ternyata berdampak buruk pada Neymar. Pemain bintang milik PSG ini mengatakan bahwa dirinya kehilangan sosok panutan, idola dan rekan dalam menjalani karier yang banyak miripnya.

Pada awal bulan Januari 2020, legenda pebasket NBA itu meninggalkan dunia. Bersama anaknya, Gianna serta tujuh orang lainnya harus mendapat kecelakaan helikopter yang jatuh di Calabasas, California. Kepergian Kobe itu menjadi pukulan berat bagi klub LA Lakers dan juga fans setianya yang mencintai basket.

Neymar juga ternyata mengakui, dirinya ikut berduka cita karena benar-benar kehilangan sosok panutannya. Pemain asal Brasil ini diketahui pernah mengenakan jersey Kobe sebagai bentuk penghormatan dan juga mendedikasikan golnya untuk almarhum sang legenda NBA tersebut.

Kedua atlet yang memiliki bidang olahraga berbeda ini memang sebelumnya sempat bertemu beberapa kali. Bryant saat itu bahkan mengaku sangat mengagumi sepak bola, termasuk mengidolakan klub AC Milan serta Barcelona.

Sedikit Mirip

Superstar PSG, Neymar Kehilangan Kobe Bryant Sebagai Panutannya

Kepergian Kobe sebelumnya, ternyata membuat Neymar langsung menunjukkan kesedihannya kala itu. Dan saat ini, jika mengingat kembali momen tersebut, superstar PSG itu mengakui jika kepergian Kobe bisa berdampak buruk dalam karirnya sekarang.

“Kepergian Kobe sangat memengaruhi saya, karena kehidupan kami memiliki banyak sekali kemiripan,” terang Neymar kepada media.

“Saya memang sempat bertemu Kobe dalam pertemuan empat mata. Hal itu terjadi beberapa kali ketika dia datang ke kota Paris. Saat bertemu pribadi di balik sosok sebagai atlet, memang ada tipe hubungan yang berbeda, dan itu sangat spesial bagi saya.”

“Dunia olahraga bahkan menyatakan kehilangan, termasuk semua masyarakat yang ada di dunia,” tambah Neymar.

Seputar Karir

Selanjutnya, Neymar juga bicara tentang perjalanan kariernya di PSG hingga saat ini. Dirinya mengaku sangat kecewa karena tidak bermain maksimal karena cedera yang didapat. Karena masalah itu, ternyata membuat kariernya tersendat dan harus terpaksa menepi selama beberapa bulan lamanya.

“Tidak mungkin ada yang lebih buruk dari cedera bagi atlet profesional seperti saya. Saya sangat menderita karena cedera di dua musim terakhir ini. Saya bahkan harus beberapa kali mempertanyakan diri saya sendiri,” ucap Neymar.

“Setengah dari kesuksesan atlet di dunia sepertinya dimulai dari pikiran mereka masing-masing. Jika pikiran mereka sedang baik, pertandingan juga akan berjalan secara alami,” pungkasnya.