Ternyata Inilah Perbedaan Kalah Dari Watford dan Juga Chelsea, Reds!

by

Ulasanbola – Liverpool sepertinya mulai mengerti rasanya kalah beruntun terutam saat bermain di pentas Inggris. Pada hari Rabu (4/3/20) dini hari tadi, mereka mengalami kekalahan lagi saat mengunjungi Stamford Bridge, markas besar Chelsea dan mengakhiri perjalanan mereka di FA Cup di musim ini.

Mendapat kekalahan tanpa mampu membalas gol satupun menjadi pukulan telak bagi skuad Jurgen Klopp yang membuat anak asuhnya goyah dari sebelumnya. Dan ini ternyata merupakan kekalahan ketiga beruntun Liverpool di semua kompetisi yang mereka ikuti.

Pada pekan lalu, mereka menyerah dari Watford di Vicarage Road saat bermain tandang. Bermain tanpa poin tambahan ternyata juga menghentikan laju Liverpooltak terkalahkan di Premier League pada musim ini. Hal itu yang juga membuktikan bahwa sang kapten ketiganya, Virgil van Dijk masih belum menjadi skuad yang sempurna.

Inilah Bedanya

Ternyata Inilah Perbedaan Kalah Dari Watford dan Juga Chelsea, Reds!

Kekalahan berturut-turut yang mereka dapatkan itu sangat mengecewakan dan merugikan bagi tim yang bermarkas di Anfield. Akan tetapi, Klopp masih menegaskan jika kekalahan di Vicarage Road dan di Stamford Bridge itu berbeda.

Ketika mereka melawan Chelsea, The Reds diakui sudah memberikan permainan yang terbaik dan bahkan pantas untuk menang. Sang pelatih juga saat itu perlu melakukan rotasi demi menjaga kebugaran skuad untuk laga berikutnya pekan depan.

“Untuk performa kami malam ini melawan Chelsea terasa berbeda dengan saat bermain melawan Watford. Ketika bertemu Watford, kami benar-benar bermain buruk, namun malam ini tidak seperti itu,” ucap Klopp di depan media.

“Tadi adalah pertandingan yang sangat intens bersama tim pilihan. Kami juga memiliki tujuh pergantian dan tahu pertandingan bakal intens seperti ini, karena tim kami tahu laga ini bakal menuntut para pemain berlari terus untuk mengisi ruang di lini tengah.”

Merombak Formasi

Klopp sendiri memang melakukan sedikit perombakan skuad demi kebugaran pemain. Nama seperti Adrian, Joe Gomez, Curtis Jones, Adam Lallana, Takumi Minamino, dan juga Divock Origi diturunkan menjadi starter.

Sang pelatih memang harus melakukan itu karena pekan lalu timnya sudah berjuang keras dan tim seperti Chelsea adalah lawan yang berat.

“Jika melihat permainan Chelsea, kemudian dengan gaya bermain kami, jelas bahwa tim membutuhkan akselerasi lebih. Karena mereka bisa melakukan itulah kami harus membuat perubahan skuad,” tambah Klopp.

“Untuk performa malam ini, saya tidak merasa khawatir. Itulah yang dinamakan sepak bola. Jika kami membuat kesalahan yang krusial, tim bisa mendapatkan kekalahan dalam sepak bola,” pungkasnya.