Tersingkir dari Liga Europa, Spalletti Akui Inter Bermain Penuh Tekanan

by

Ulasanbola – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti tidak ingin mencari-cari alasan atas tersingkirnya I Nerazzurri dari Liga Europa 2018/19. Spalletti menyebut timnya bermain tidak tenang sepanjang pertandingan melawan Eintracht Frankfurt di Stadio Giuseppe Meazza.

Setelah terlempar dari Liga Champions, Inter harus kembali rela tersingkir di Liga Europa. Sejak di leg pertama, Ivan Perisic dan yang lainnya gagal bermain maksimal setelah pertandingan berakhir dengan skor 0-0.

Bermain di kandang sendiri pada leg kedua justru menjadi akhir untuk Inter. Gol Luka Jovic di lima menit awal pertandingan menjadi satu-satunya gol yang menghiasi papan skor hingga pertandingan berakhir.

Tidak Stabil

Tidak Stabil
Spalletti mengakui jika pertandingan tersebut memang berjalan sulit untuk Inter. Kebobolan di menit awal pertandingan juga membuat I Nerazzurri kehilangan kepercayaan dirinya untuk menyamakan kedudukan.

“Kami kekurangan banyak hal penting. Kami langsung kehilangan keseimbangan dan melakukan beberapa kesalahan hingga gol pembuka lawan. Kemudian kami kesal dengan diri kami dan semakin tidak stabil.” terang Spalletti.

“Laga ini menjadi sulit. Ketika Anda gagal menjaga lini permainan Anda sendiri, atau membuat umpan-umpan yang penting, permainan akan jadi terbuka. Jika Anda lebih berkualitas, seharusnya Anda dapat mengendalikannya.” imbuh Spalletti.

“Bahkan saat kami mengalirkan bola di antara ruang kosong, kami benar-benar tidak pernah menciptakan peluang yang mengancam. Gol cepat lawan menambah tekanan terhadap kami dan membuat kami merasa seperti tidak memiliki peluang kami lagi. Kami kalah.” tandasnya.