Tidak Berbuat Apa-Apa, Lionel Messi Tidak Pantas Kenakan Ban Kapten

by
Tidak Berbuat Apa-Apa, Lionel Messi Tidak Pantas Kenakan Ban Kapten

Ulasanbola Barcelona benar-benar terpukul dengan kekalahan 2-8 atas Bayern Munchen pada babak perempat-final Liga Champions 2019/20, hari Sabtu (15/8) yang berlangsung di Estadio do Sport Lisboa e Benfica. Namun bukan hanya kekalahan Barcelona yang membuat orang-orang kecewa, tapi juga sikap Lionel Messi yang dinilai tidak layak menjadi seorang kapten.

Seorang kapten seharusnya dapat membangun mental dan menyemangati tim agar tidak menyerah dan tetap fokus. Messi sendiri sudah selama dua musim menjabat sebagai kapten Barcelona.

Namun banyak yang kecewa dengan sikap Messi ketika Barcelona tertinggal 1-4 dari Munchen di babak pertama. Bukannya membantu tim bangkit, pemain Argentina itu justru hanya duduk diam dan tidak melakukan apapun.

Baca juga: Menang Telak Atas Barcelona, Pemain Munchen Diminta Tetap Fokus

Hal itu terlihat jelas di salah satu rekaman saat jeda pertandingan sebelum babak kedua. Sikap Messi itupun menuai banyak kritikan dari pundit maupun netizen.

Tidak Pantas Kenakan Ban Kapten

“Dari video ini, Messi tidak layak mengenakan ban kapten tim mana pun. Masih ada 45 menit, (tetapi) seperti ini sikap sang pemain Argentina.”

Sergio Ramos Akan Bersikap Sebaliknya

“Aku membayangkan Sergio Ramos di Madrid dalam situasi yang sama. Dia akan berteriak, membangkitkan semangat dan memotivasi rekan-rekannya. Tidak harus pemain terbaik yang menjadi kapten, ini masalah sikap dan jiwa kepemimpinan.”

Mentalitas Kapten yang Buruk

“Messi mungkin tidak mengatakan apapun di ruang ganti saat jeda. Mentalitas kapten yang lemah.”

Gampang Menyerah

“Messi sangat mudah menyerah. Sebagai seorang kapten, dia seharusnya bisa mendorong tim dan berteriak kepada rekan-rekannya yang malas. Sikap dia ketika timnya kalah sungguh menarik.”

Ronaldo ketika Tim Membutuhkannya

Carles Puyol Tidak Akan Diam Saja sebagai Kapten

“Maaf saja, tapi Messi harus melepas ban kaptennya. Dia bukan seorang kapten! Seorang pemain seperti Carles Puyol tidak akan pernah duduk seperti itu saat kalah pada jeda.”