Tuchel: PSG Punya Kualitas yang Bagus untuk Kalahkan MU

by
Tuchel: PSG Punya Kualitas yang Bagus untuk Kalahkan MU

Ulasanbola – Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel mengakui cukup merasa khawatir dengan babak 16 besar yang mempertemukan timnya dengan Manchester United. Meski begitu, pelatih berusia 45 tahun itu tetap yakin pada kualitas timnya yang dinilai cukup untuk mengalahkan tim asuhan Jose Mourinho.

PSG memang salah satu tim dengan skuat komplit di setiap lininya. Hal itu tidak lepas dari tiga penyerang terbaiknya, yakni Kylian Mbappe, Edinson Cavani dan Neymar.

Les Parisiens tidak begitu mengalami kesulitan berarti selama di fase grup. PSG berhasil keluar sebagai pemimpin grup dengan didampingi Liverpool di posisi kedua. Sementara Napoli yang sempat diunggulkan lolos ke 16 besar justru harus gugur dan terlempar ke Liga Europa.

Percaya Diri

Percaya Diri
Tuchel yang ditunjuk menggantikan Unai Emery di musim ini cukup percaya diri timnya akan meraih hasil positif di Old Trafford. Namun, dirinya masih memiliki keraguan jika PSG adalah tim yang difavoritkan di Liga Champions musim ini.

“Kami memiliki kualitas untuk menang di Old Trafford, saya percaya kepada tim saya. Tetapi ini adalah sebuah ujian besar, sebuah tantangan.” ujar Tuchel.

“Jika saya jadi penonton, tentu saja saya akan menyaksikan laga ini di televisi. Babak 16 besar selalu terasa sulit, saya tidak begitu yakin kami adalah tim yang diunggulkan.” tambah tuchel.

Di sisi lain, Tuchel juga tidak ingin meremehkan United meski saat ini tengah berada di performa tidak meyakinkan. Sebab, dirinya yakin dengan pengalaman yang dimiliki United di Liga Champions, laga di Old Trafford nanti tidak akan berjalan dengan mudah.

“Kami harus respek pada klub yang memiliki pengalaman lebih besar dalam bertemu tim-tim kuat di Liga Champions, seperti Manchester United. Mereka sudah berhasil memenangkan kompetisi ini beberapa kali.” tutur Tuchel.

“Ini akan menjadi laga yang penting untuk kami membuktikan tekad ingin menang kami, dan juga laga-laga selama dua bulan sebelum kami menjalani pertandingan ini. Sesuatu yang keliru jika kami fokus pada Liga Champions sejak saat ini.” tandas mantan pelatih Borussia Dortmund.