Valverde Menilai Kartu Merah Lenglet Memperburuk Permainan

by
Valverde Menilai Kartu Merah Lenglet Memperburuk Permainan

Ulasanbola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde mengkritik keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Clement Lenglet saat laga melawan Girona hari Senin (24/9) dini hari WIB tadi.

El Blaugrana berhasil mencetak gol lebih dulu melalui Lionel Messi pada menit ke 19. Akan tetapi, situasi menjadi tidak menguntungkan setelah wasit Gil Manzano mengusir Lenglet dari lapangan pada menit ke 34.

Pada saat terjadi pelanggaran yang melibatkan Lenglet dengan Pere Pons, wasit hanya memberikan tendangan bebas untuk kubu Girona. Namun, wasit mencoba menyelidiki kembali pelanggaran melalui VAR dan terlihat gesture Lenglet seperti sengaja melayangkan sikutan ke wajah Pons. Lantas wasit memberikan kartu merah atas pelanggaran tersebut.

Setelah bermain dengan sepuluh orang, skuat asuhan Valverde mulai kehilangan tempo permainannya. Bahkan El Blaugrana sempat tertinggal 1-2 di menit ke 50, sebelum akhirnya Gerard Pique menyamakan kedudukan di menit ke 62.

Keputusan Tidak Tepat

Keputusan Tidak Tepat

“Ya, ada benturan, itu jelas dan ada sikutan. Kita telah melihat itu di tayangan. Ini adalah kartu merah pertama orang yang berada di situasi menerimanya meminta maaf, dan itu Lenglet.” ucap Valverde.

“VAR ada di sana untuk memberikan keadilan dan saya merasa tidak berpikir itu seharusnya kartu merah. Ada dampak dan Lenglet telah melakukan gerakan aneh, tapi saya merasa itu seharusnya bukan kartu merah. Wasit telah melihat apakah pemain melakukan pelanggaran.” tambahnya.

Titik Balik

Titik Balik

Situasi tersebut sangat merugikan Barca, walaupun pada akhirnya tetap terhindar dari hasil kekalahan.

“Kartu merah itu benar-benar telah mengubah permainan kami. Kami bisa mendominasi permainan dan setelah kartu merah, bukan berarti kami tidak memiliki kendali dalam permainan.” ungkap Valverde.

“Kami mendapat nasib buruk untuk kebobolan gol pertama di akhir babak pertama. Setelah itu skor menjadi 1-2, karena itu kami harus mencoba kembali ke permainan.” tandas pelatih berusia 54 tahun tersebut.