Yaya Toure Rela Bermain 1 Poundsterling untuk Rival, demi Membuktikan kepada Guardiola

by

Ulasanbola – Kelihatannya Yaya Toure sangat tidak menyukai dengan perlakuan mantan pelatihnya, Pep Guardiola. Kabarnya Yaya berambisi menjadikan musim depan sebagai harga mati dan sebuah pembuktian yang akan ditujukan kepada Pep Guardiola.

Yaya begitu kesal namanya tidak dimasukkan dalam skuat utama Manchester City pada Liga Champions 2016/17 musim lalu, walaupun dia akhirnya mendapatkan kesempatan pada paruh kedua.

The Sky Blues berhasil mendapatkan gelar juara pada musim lalu, tapi pemain berusia 35 tahun tersebut tetap memilih meninggalkan City karena pada musim lalu dia hanya dapat bermain sebanyak 10 kali selama sepanjang musim.

Demitri Seluk selaku agen Yaya Toure menyampaikan,  bahwa kliennya akan bergabung dengan tim rival Manchester City  untuk membuktikan kualitas dirinya kepada Guardiola. Bahkan dia rela bermain dengan bayaran murah yaitu 1 poundsterling atau hanya setara 18 ribu rupiah saja.

“Dia mendapat banyak tawaran dari beberapa tim, tawaran dengan harga yang besar, namun kami sudah bertekad akan menjadikan musim depan nanti sebagai pembuktian untuk Pep Guardiola.” Ungkap Demitri.

”Demi membuktikan kepada para fans Manchester City, jika karir sepakbola Yaya belumlah berakhir dilapangan hijau. Dia masih mempunyai kemampuan dan semangat yang kuat untuk bermain di kompetisi Liga Inggris musim depan.”

Mempunyai Kesempatan untuk Bergabung Bersama Manchester United

Mempunyai Kesempatan untuk Bergabung Bersama Manchester United

Yang lebih menarik lagi sang agen mengatakan bahwa Yaya siap untuk membela tim rival Manchester City yang tidak lain adalah Manchester United.

“Jika sekarang ini tim-tim Inggris mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan pemain, saya resmi menyampaikan bahwa Yaya siap bermain untuk ke enam tim besar Inggris manapun tanpa biaya dan dengan bayaran 1 poundsterling per pekan.” ujar Demitri.

“Saya rasa pemain seperti dia akan lebih baik jika tim seperti Chelsea, Arsenal, Tottenham, Liverpool atau bahkan Manchester United. Dia bisa menjadi seorang juara dan seorang pemain top dengan kualitas terbaiknya tanpa menjadi hal yang buruk untuk sebuah tim, apalagi dia bermain bukan untuk sebuah bayaran.” lanjutnya.